Breaking News:

Virus Corona

80 Persen Kematian Pasien Covid-19 di Tokyo Jepang karena Tidak Divaksinasi

Persentase jumlah orang yang meninggal akibat Covid-19 sebanyak 80 persen atau 325 orang karena tidak divaksinasi.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Mobil kampanyekan "StayHome" berkeliling Tokyo, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Survei yang dilakukan oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo pada tanggal 24 September 2021 menyebutkan, persentase jumlah orang yang meninggal akibat Covid-19 sebanyak 80 persen atau 325 orang karena tidak divaksinasi.

"Jumlah tingkat penyakit setelah dua kali vaksinasi kurang dari 10 persen. Ternyata 80 persen dari kematian setelah Agustus hingga kini karena tidak divaksinasi. Meski ada kekhawatiran datangnya gelombang keenam menjelang akhir tahun, kemajuan vaksinasi yang disebut-sebut sangat efektif dalam mencegah penyebaran infeksi itu akan menjadi kunci untuk mencegah ketatnya sistem penyediaan layanan kesehatan," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (24/9/2021).

Ibu kota menyelidiki status vaksinasi 152 orang yang sakit parah pada tanggal 21 September ini.

Dari jumlah tersebut, 87 sangat parah sehingga sulit untuk berbicara dan tidak dapat diwawancarai.

Ternyata 80 persennya karena mereka tidak divaksinasi. Dari mereka yang telah divaksinasi, 8 divaksinasi dosis pertama dan 5 divaksinasi dosis kedua, dan kurang dari 10 persen menyelesaikan 2 vaksinasi, yang diharapkan sangat efektif.

Menurut Pemerintah Metropolitan Tokyo, meskipun ada fluktuasi harian, kecenderungan orang yang tidak divaksinasi mencapai sekitar 80 persen pada orang yang sakit parah terus berlanjut.

Selain itu, pada pertemuan pemantauan di Tokyo pada tanggal 24 September, dilaporkan hasil survei status vaksinasi 484 kematian sejak 1 Agustus, dengan 412 orang diketahui riwayatnya dan 72 orang tidak diketahui riwayat vaksinasinya.

Sebanyak 325 orang (78,9%) tidak divaksinasi, 38 orang (9,2%) divaksinasi satu kali, dan 49 orang (11,9%) divaksinasi dua kali.

Dari kematian setelah vaksinasi kedua, 48 berusia di atas 60 tahun, dan 44 di antaranya dipastikan memiliki penyakit yang penyerta (komorbid).

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved