Breaking News:

Utang AS Menggunung, Tenggat Waktu Kongres untuk Naikkan Batas Plafon Semakin Tipis

Kongres Amerika Serikat (AS) menghadapi tenggat waktu yang semakin dekat terkait mengatasi plafon utang negara sebesar 28,4 triliun dolar AS.

BBC
Capitol Hill, di Washington, Amerika Serikat (AS). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Kongres Amerika Serikat (AS) menghadapi tenggat waktu yang semakin dekat terkait mengatasi plafon utang negara sebesar 28,4 triliun dolar AS.

Bila dikonversi menjadi Rupiah, nilai tersebut setara dengan Rp405 ribu triliun (asumsi kurs dolar AS: Rp14.276).

Hal ini akan memerlukan manuver rumit oleh Partai Demokrat selama beberapa minggu ke depan. Di mana Partai Demokrat merupakan partai penyokong Presiden Joe Biden.

Seperti diketahui, partai oposisi pemerintah yakni Republik, belum menyetujui rancangan undang-undang (RUU) penambahan plafon utang. Rancangan undang-undang ini penting untuk mencegah pemerintah AS dari ancaman berhenti beroperasi karena masalah keuangan.

Baca juga: Analis: AS Bisa Kehabisan Uang Tunai Imbas Jumlah Utang Yang Besar

Pada akhir Oktober atau awal November ini, Departemen Keuangan AS akan kehabisan uang untuk membayar kewajibannya, yang berarti pemerintah menghadapi risiko gagal bayar bersejarah jika Kongres tidak bertindak.

Seperti dikutip Tribunnews dari Reuters, Kongres memiliki waktu hingga 30 September untuk mencegah dimulainya penutupan layanan pemerintah.

Yang berarti hal tersebut akan terjadi pada penutupan beberapa taman nasional, lebih sedikit pemeriksaan keamanan bandara, gangguan terhadap layanan kesehatan masyarakat selama pandemi Covid-19, dan akhirnya gangguan terhadap cek penerima manfaat untuk veteran dan pensiunan.

Demokrat dan Republik perlu bertindak segera untuk menjaga pemerintahan tetap berjalan dan Dewan Perwakilan Rakyat telah menyetujui sebuah RUU.

Bagaimana Jika Republik Senat Memblokir RUU Itu?

Baca juga: Gagal Bayar Utang AS Berpotensi Memicu Krisis Keuangan Bersejarah, Utang Lebih Rp 400 Ribu Triliun

Jika Senat Republik melaksanakan ancaman mereka untuk memblokir RUU itu, Demokrat akan memiliki sedikit waktu untuk bertindak sebelum pemerintah mulai ditutup.

Mereka hanya bisa menghapus ketentuan batas utang dari RUU dan bergegas untuk meloloskan RUU yang direvisi di DPR dan kemudian di Senat.

Ini dapat dicapai hanya dalam beberapa jam, tergantung pada seberapa dekat anggota parlemen dengan batas waktu tengah malam, 30 September dan jika kedua belah pihak setuju. Tetapi bahkan seorang Republikan di Senat dapat memperlambat segalanya dengan filibustering.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved