Breaking News:

Kepala Kepolisian Nasional Jepang Tadashi Nakamura Fokus Antisipasi Serangan Siber

Kepala Kepolisian Nasional Jepang yang baru, Tadashi Nakamura (58) akan memfokuskan dirinya kepada masalah siber.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Serah terima jabatan Kepala Kepolisian Nasional Jepang dari Mitsuhiro Matsumoto (kanan) kepada Itaru Nakamura (kiri). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kepala Kepolisian Nasional Jepang yang baru, Tadashi Nakamura (58) akan memfokuskan dirinya kepada masalah siber.

Tadashi Nakamura memiliki banyak pengalaman di departemen kriminal, termasuk menjabat sebagai Kepala Divisi Investigasi 2 dari Departemen Kepolisian Metropolitan, Kepala Departemen Kriminal, dan Kepala Organisasi Badan Penanggulangan Kejahatan Badan Kepolisian Negara.

"Untuk menanggapi serangan dunia maya ke Jepang yang semakin banyak belakangan ini," kata Tadashi Nakamura, belum lama ini.

Sementara itu Kepala Badan Kepolisian Nasional Jepang, Itaru Nakamura (58) menambahkan bahwa polisi harus berperan penting dalam mengambil tindakan.

"Saya menyadari bahwa polisi harus memainkan peran penting karena mereka harus mengambil tindakan di seluruh Jepang," kata Itaru Nakamura.

Saat serah terima jabatan, Rabu (22/9/2021) lalu Sekretaris Mitsuhiro Matsumoto memimpin pemeliharaan keamanan seiring penyebaran virus corona, dan keamanan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

"Saya cukup puas dengan penjagaan keamanan selama Olimpiade dan paralimpiade kemarin berlangsung dengan baik," paparnya.

Baca juga: Pemilik Perusahaan Properti Ditangkap Polisi Jepang Setelah Tertidur di Dalam Mobilnya

Beberapa sumber Tribunnews.com di kepolisian juga mengungkapkan mengenai hilangnya pemberitaan mengenai kepolisian belakangan ini karena media massa Jepang umumnya kini fokus kepada pemilihan Presiden Partai Liberal Demokratik (LDP).

"Kasihan juga polisi kurang diperhatikan belakangan ini karena adanya pemilihan di LDP," papar sumber Tribun, Selasa(28/9/2021).

"Tapi kita juga menjaga dengan ketat keamanan semua calon dan kegiatan politik ini. Belum lagi nanti Oktober ada pemilu nasional akan lebih sibuk lagi pastinya," tambahnya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved