Breaking News:

Todai Jepang Targetkan Kumpul Dana 60 Miliar Yen untuk Bentuk 700 Perusahaan Ventura

Universitas Tokyo akan mendirikan departemen untuk memperkuat basis manajemen keuangan, dan bertujuan untuk menciptakan dana baru.

Foto Todai (Universitas Tokyo)
Teruo Fujii, Rektor Universitas Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Universitas Tokyo (Todai) di Jepang telah menetapkan untuk menggandakan jumlah perusahaan ventura yang terlibat pada tahun 2030 menjadi 700, dan bertujuan untuk membentuk dana 60 miliar yen untuk diinvestasikan dalam perusahaan ventura tersebut.

Teruo Fujii, Rektor Universitas Tokyo mengumumkan bahwa ia akan merumuskan kebijakan baru untuk Universitas Tokyo, mendirikan departemen untuk memperkuat basis manajemen keuangan, dan bertujuan untuk menciptakan dana baru.

"Salah satunya mengumpulkan 60 miliar yen untuk membentuk 700 perusahaan ventura baru menjelang tahun 2030," papar Teruo Fujii.

Teruo Fujii, Rektor Universitas Tokyo, yang menjabat pada bulan April 2021, mengadakan konferensi pers pada tanggal 1 Oktober kemarin dan mengumumkan rencana aksi yang memasukkan kebijakan baru untuk manajemen universitas di masa depan.

Di antaranya, untuk memperluas kegiatan universitas yang otonom dan berkelanjutan, selain mendirikan Kantor Pusat Keuangan dan Manajemen baru untuk memperkuat basis keuangan dan reformasi manajemen.

Dana baru sekitar 100 miliar yen itu akan digunakan untuk memperkuat basis penelitian.

Baca juga: Kasus Penipuan Terungkap, Chairman Mitsubishi Electric Jepang Mengundurkan Diri

Selain itu, Universitas Tokyo telah menetapkan untuk menggandakan jumlah perusahaan ventura yang terlibat pada tahun 2030 menjadi 700, dan bertujuan untuk membentuk dana 60 miliar yen untuk diinvestasikan dalam perusahaan ventura.

Jumlah persentase perempuan yang terdaftar di University of Tokyo saat ini sekitar 20 persen akan ditingkatkan menjadi 30 persen dengan memperkuat upaya untuk menjangkau siswa sekolah menengah dan orang tua.

"Sambil menjalankan peran yang dipercayakan oleh pemerintah, saya ingin membangun sebuah sistem dan landasan agar universitas dapat melaksanakan reformasi yang diperlukan untuk memperluas cakrawala akademisnya berdasarkan ide-idenya sendiri," kata Teruo Fujii.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved