Breaking News:

RUPS Luar Biasa Merekomendasikan Pemecatan Direktur Bank Yamaguchi Jepang Takeshi Yoshimura

Dalam investigasi pada era Chairman Takeshi Yoshimura terungkap bahwa ada tindakan yang menyimpang dari wewenang.

Foto NHK
Kantor Pusat Bank Yamaguchi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa merekomendasikan untuk melakukan PHK terhadap mantan Chairman yang kini Direktur Bank Yamaguchi Jepang, Takeshi Yoshimura.

Takeshi Yoshimura diduga melakukan penyimpangan pada bank yang dikelolanya.

Yamaguchi Financial Group, yang memiliki Yamaguchi Bank dan usaha lainnya, mengeluarkan resolusi yang merekomendasikan pengunduran diri kepada mantan Chairman Takeshi Yoshimura, yang sekarang menjadi direktur, pada rapat dewan direksi pada tanggal 14 Oktober ini.

Dalam investigasi pada era Chairman terungkap bahwa ada tindakan yang menyimpang dari wewenang.

Namun karena mantan Chairman Takeshi Yoshimura tidak menerima rekomendasi tersebut, maka perusahaan memutuskan untuk mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa dan mengusulkan pemecatan direktur.

Menurut orang-orang terkait, Yamaguchi Financial Group mengadakan rapat dewan pada tanggal 14 Oktober ini dan mengeluarkan resolusi yang merekomendasikan pengunduran diri direktur Takeshi Yoshimura.

Setelah rapat umum pemegang saham pada bulan Juni 2021, Yoshimura dibebaskan dari posisi Chairman dan CEO.

Baca juga: Peach Aviation, Maskapai LCC di Jepang Perkenalkan Tabikuji

"Kami melanjutkan bisnis baru tanpa persetujuan internal yang memadai," ungkapnya.

Yoshimura menjabat sebagai direktur non-perwakilan.

Setelah itu, survei yang dilakukan oleh perusahaan menunjukkan bahwa ada "penyimpangan wewenang" tentang rencana pendirian bank baru bersama dengan perusahaan pembiayaan konsumen besar di bawahnya, dan diminta untuk memperbaiki sistem manajemen.

Resolusi rekomendasi disetujui untuk kesembilan direktur kecuali Yoshimura sendiri. Namun mantan Chairman itu tidak bisa menerima rekomendasi pemecatan tersebut.

Untuk itulah maka perseroan memutuskan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa dan mengusulkan pemberhentian Yoshimura.

Sangat tidak biasa bagi bank untuk memberikan resolusi rekomendasi pengunduran diri kepada mantan manajemen puncak.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved