Breaking News:

PM Jepang Akan Bangun Anti Peluru Kendali yang Canggih Guna Lindungi Rakyatnya

PM Jepang Fumio Kishida akan membangun sistem anti peluru kendali yang canggih guna melindungi rakyat Jepang dari serangan missile yang ditujukan ke

Richard Susilo
PM Jepang Fumio Kishida dalam kampanye hari pertama pemilu nasional Jepang malam ini (19/10/2021) di NHK 

Subsidi akan diberikan segera kepada orang yang sangat membutuhkan, terutama kepada para anak-anak dan pelajar seperti yang diusulkan pihak koalisi Komeito pula setiap orang 100.000 yen.

"Dalam situasi darurat saat ini banyak yang kesulitan kita harus berikan subsidi kepada mereka untuk bisa membangkitkan kembali perekonomian dalam negeri. Untuk itu juga akan digunakan penerbitan obligasi pula surat hutang pula guna mendukung kembali pulihnya perekonomian saat ini."

Oleh karena itu PM Kishida akan menjaga stabilitas dan kesehatan fiskal yang ada guna menjaga rasa kepercayaan diri bagi para pelaku di ekonomi di dalam negeri.

"Kerjasama pemerintah dan swasta harus dilakukan dengan baik agar perekonomian berjalan dengan baik dan rasa keperceyaan muncul bukan hanya di dalam negeri tetapi juga bagi orang luar terhadap Jepang nantinya."

Hubungan dengan China dianggap PM Kishida juga cukup hati-hati karena dekat dengan Jepang.

"Kita sangat baik memiliki hubungan dengan Amerika Serikat tetapi segi geografis sangat dekat dengan China pula. Oleh karena itu harus menjaga hubungan dengan stabil dengan semua pihak. Kita harus tetap menjaga kemerdekaan kita dengan baik, menjalankan filosofi dasar Jepang dengan baik. Namun ancaman China juga tampak dengan penguasaan sepihak dilakukan kepada Laut China Selatan dan Timur. Oleh karena itu kita akan menghimbau China agar berperilaku dengan cara yang tepat terhadap komunitas internasional dan kita akan lawan balik apabila terjadi hal yang tidak benar dilakukan China," tambahnya.

Di bidang energi PM Kishida akan tetap mempertahankan pembangkit listrik tenaga nuklirnya untuk bisa mencukupi energi yang diperlukan di Jepang karena energi lainnya (renewable energy) belum bisa mencukupi energi yang dibutuhkan.

"Oleh karena itu pilihan meningkatkan pembangkit listrik nuklir tetap akan dilakukan di masa depan," tambahnya.

PM Kishida berjanji akan melakukan segalanya yang terbaik untuk kepentingan rakyat banyak dan berharap dapat memperoleh suara rakyat sebanyak mungkin sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan lancar nantinya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved