Breaking News:

Gempa Bumi di Jepang Senin Ini 4 Kali, Tokyo Sempat 5,2 Magnitudo, Pemda Antisipasi Bencana

Bahkan pagi ini jam 6:14 waktu Jepang dengan magnitudo 5,2 mengakibatkan semua ponsel berbunyi "Gempa....Gempa...." membangunkan banyak orang di Tokyo

TRIBUN BATAM
Ilustrasi Gempa Bumi : Info BMKG, Gempa Bumi Dirasakan 10 kali Sepanjang Hari Kamis, 14 November 2019 di Wilayah Indonesia 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Pertemuan pertama untuk meninjau asumsi kerusakan langsung di bawah tanah, pertemuan pencegahan bencana wilayah metropolitan Tokyo, Senin ini dilakukan untuk antisipasi bencana alam khususnya gempa bumi yang semakin banyak di Tokyo.

Bahkan pagi ini jam 6:14 waktu Jepang dengan magnitudo 5,2 mengakibatkan semua ponsel berbunyi "Gempa....Gempa...." membangunkan banyak orang di Tokyo.

Dewan Pencegahan Bencana Pemerintah Metropolitan Tokyo mengadakan pertemuan pertama untuk meninjau asumsi kerusakan gempa metropolitan Tokyo Senin ini (1/11/2021).

"Pemerintah Metropolitan Tokyo akan meninjau kembali asumsi kerusakan gempa metropolitan Tokyo yang diperkirakan (seandainya muncul) akan menewaskan sekitar sedikitnya 10.000 orang akibat runtuhnya bangunan dan kebakaran akibat gempa dengan intensitas seismik maksimum 7," ungkap sumber Tribunnews.com Senin (1/11/2021).

Subkomite gempa dari dewan pencegahan bencana kota, yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut, mengadakan pertemuan pertama secara online pada tanggal 1 November, dan dihadiri oleh delapan ahli.

Profesor Emeritus Naoshi Hirata dari Universitas Tokyo, yang menjabat sebagai ketua departemen, menunjukkan bahwa gempa bumi skala besar telah terjadi secara nasional dalam beberapa tahun terakhir  dan gempa bumi juga terjadi di kota-kota besar seperti Osaka.

"Penting untuk mempertimbangkan secara menyeluruh langkah-langkah untuk mencegah bencana agar tidak terlambat, dan kami ingin melanjutkan diskusi sambil memperhatikan bagaimana mereka dapat digunakan untuk pencegahan bencana gempa bumi," tambah Hirata.

Kali ini, kami juga akan meninjau asumsi kerusakan akibat gempa bumi dan tsunami besar yang terjadi di dekat "Palung Nankai" di pantai Pasifik, harapnya lebih lanjut.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved