Breaking News:

Jelang Festival Sichigosan, Kuil Takase di Kota Nanto Jepang Siapkan 200 Hiasan Maple

Anak-anak yang cukup umur sebagai peserta Shichi Go San didandani dengan kimono dan dibawa ke Kuil Shinto untuk didoakan.

Editor: Dewi Agustina
Foto Kitanippon
Kuil Takase di Takase (Inami), Kota Nanto, menggantung sekitar 200 dekorasi maple yang terbuat dari kertas origami. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menjelang festival perayaan Sichigosan (usia 7 tahun, 5 tahun dan 3 tahun) di Jepang, Kuil Takase di Takase (Inami), Kota Nanto, menggantung sekitar 200 dekorasi maple yang terbuat dari kertas origami di bagian depan kuil dan Chozuya, Senin (1/11/2021).

"Hiasan itu akan tetap ada sampai dengan 30 November mendatang," ungkap seorang petugas kepada Tribunnews.com, Selasa (2/11/2021).

Karena iklim yang hangat berlanjut di bulan Oktober, pohon-pohon di kawasan itu berwarna akhir musim gugur.

Melanjutkan dari tahun lalu, proyek ini direncanakan agar jamaah dapat merasakan sensasi musim gugur sebanyak mungkin.

Pendeta Miko, dan staf divisi pengantin melipat kertas Jepang berwarna merah dan merah tua.

Hingga pertengahan bulan ini, akan ramai dengan keluarga di Kuil Shichigosan.

"Saya ingin menyampaikan musim gugur kepada banyak orang," kata Pendeta Miko.

Shichi-Go-San adalah nama upacara di Jepang yang merayakan pertumbuhan anak berusia 3, 5, dan 7 tahun.

Perayaan dilakukan setiap tahun sekitar tanggal 15 November dan bukan merupakan hari libur.

Kuil Takase di Takase (Inami), Kota Nanto, menggantung sekitar 200 dekorasi maple yang terbuat dari kertas origami.
Kuil Takase di Takase (Inami), Kota Nanto, menggantung sekitar 200 dekorasi maple yang terbuat dari kertas origami. (Foto Kitanippon)
Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved