Breaking News:

Dua Tahun Absen, Tarian Terkenal Jepang Awaodori Ditampilkan di Kota Tokushima

Tarian Awaodori kembali ditampilkan, Minggu (7/11/2021) di Kota Tokushima dengan berbagai pembatasan.

Editor: Dewi Agustina
Foto NHK
Asty Tokushima digelar untuk pertama kalinya, Minggu (7/11/2021) setelah dua tahun absen akibat pandemi Covid-19. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Setelah dua tahun absen karena pandemi Covid-19, Tarian Awaodori kembali ditampilkan, Minggu (7/11/2021) dengan berbagai pembatasan.

Tahun ini, "Asty Tokushima" diadakan di Kota Tokushima untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

Minggu kemarin percobaan demonstrasi dilakukan untuk memberikan kebahagiaan pada rakyat sekitar setelah berdiam diri di rumah selama dua tahun terakhir ini.

"Dalam percobaan, kami menargetkan orang-orang yang telah divaksinasi dua kali selama lebih dari 2 minggu dan mereka yang telah dites negatif dalam 72 jam, dan hanya 100 dari 1.500 kursi yang bersebelahan tanpa celah akhirnya terisi. Saya meminta mereka duduk dan menonton tanpa berteriak," ungkap seorang anggota panitia kepada Tribunnews.com, Senin (8/11/2021).

Penonton yang berpartisipasi dalam percobaan demonstrasi masuk setelah menunjukkan dokumen yang menyatakan bahwa mereka telah divaksinasi hingga dosis dua i meja resepsionis dan foto dokumen yang diambil di layar smartphone mereka.

Baca juga: Gen Nakatani Ditunjuk Jadi Asisten PM Jepang Khusus HAM

Kemudian mereka hanya diperbolehkan menari dan bertepuk tangan, tidak berteriak.

"Saya khawatir tentang penyebaran virus corona, tetapi saya sangat menantikan untuk melihat tontonan seperti ini di acara tersebut," ungkap seorang pria berusia 50-an tahun di Kota Tokushima yang berpartisipasi dalam percobaan demonstrasi.

"Meskipun ada harapan untuk dimulainya kembali acara tersebut, prefektur juga akan bekerja untuk menanggapi keselamatan dan keamanan para penonton. Yang paling penting jangan sampai ada penyebaran infeksi virus corona," kata Takuya Tokushima, Kepala Divisi Kebijakan Pariwisata Prefektur Tokushima.

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved