Breaking News:

Kabinet PM Jepang Dengan 3 Menteri Wanita Siapkan 10.000 Tempat Tidur Antisipasi Pandemi

Kabinet PM Jepang ke-101 dengan 3 menteri wanita dipimpin PM Fumio Kishida telah diresmikan kemarin malam (10/11/2021).

Foto Kantor PM Jepang
Kabinet PM Jepang ke-101 Dengan 3 Menteri Wanita, Siapkan 10.000 Tempat Tidur Tambahan 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Kabinet PM Jepang ke-101 dengan 3 menteri wanita dipimpin PM Fumio Kishida telah diresmikan kemarin malam (10/11/2021).

Kabinet tetap berfokus kepada antisipasi pandemi corona dengan menyediakan tambahan 10.000 tempat tidur darurat apabila datang gelombang ke-6 pandemi di musim dingin mendatang ini.

“Dukungan terhadap corona baru tetap menjadi prioritas utama. Kami akan merangkum gambaran keseluruhan dari dukungan corona baru minggu ini dan menunjukkannya kepada publik," ungkap PM Kishida dalam jumpa persnya kemarin malam (10/11/2021).

Pertama-tama, sistem medis yang dapat menangani infektivitas ganda di masa depan.

"Kami akan mengamankan tempat tidur baru, termasuk tempat tidur khusus di rumah sakit umum, dan meningkatkan tingkat penggunaan tempat tidur hingga 80% atau lebih. Dapat diperkirakan bahwa  35.000 tempat tidur atau lebih diperkirakan akan digunakan, akan meningkat 30% dibandingkan musim panas lalu apabila muncul gelombang ke-6 pandemi corona nanti."

Pada akhir November, PM Kishida akan mendirikan sistem untuk rawat inap di Jepang. 

"Kami akan meningkatkan jumlah fasilitas akomodasi untuk pasien sakit ringan sebesar 20% dibandingkan musim panas ini menjadi lebih dari 10.000 kamar. Kami akan menghubungi Anda pada hari berikutnya untuk mengamankan sistem yang memungkinkan pemerintah memantau kesehatan  dan melakukan pengobatan medis.”

Selain upaya tersebut, pencegahan dengan penyebaran vaksin, tes, dan agen terapeutik (obat) yang dapat diminum akan dilakukan bersamaan pula.

"Upaya memperkuat aliran dari deteksi ke pengobatan dini. Demikian pula akan memulai inokulasi booster ketiga mulai Desember 2021. Dari selesainya inokulasi kedua, Kira-kira setelah 8 bulan, semua pelamar yang berusia di atas 18 tahun akan dapat menerima vaksinasi. Anak-anak di bawah usia 12 tahun juga akan memulai vaksinasi setelah disetujui oleh urusan regulasi. Kami akan merespons berdasarkan ini. "

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved