Diperkirakan 10.000 Korban Meninggal Jika Terjadi Gempa Dahsyat di Tokyo Jepang

Banyaknya jumlah korban jiwa ini disebabkan runtuhnya bangunan dan kebakaran akibat guncangan hebat dengan intensitas gempa bumi seismik maksimum 7.

Editor: Dewi Agustina
Foto NHK
Gedung bertingkat yang roboh saat simulasi bencana alam gempa bumi di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Metropolitan Tokyo telah meninjau perkiraan kerusakan akibat gempa bumi di wilayah metropolitan Tokyo, yang akan menewaskan sedikitnya 10.000 orang.

Banyaknya jumlah korban jiwa ini diakibatkan runtuhnya bangunan dan kebakaran akibat guncangan hebat dengan intensitas gempa bumi seismik maksimum 7 di tengah Kota Tokyo.

Prakiraan yang dibuat Pemda Tokyo itu pertama kali dilakukan waktu dalam 10 tahun terakhir.

"Kami akan mengumumkan rinciannya dalam bulan ini, hasil simulasi apabila terjadi bencana alam menghantam Tokyo di masa mendatang," papar sumber Tribunnews.com seorang pejabat Pemda Tokyo, Selasa (11/1/2022).

Diskusi sedang berlangsung di subkomite yang terdiri dari para ahli pencegahan bencana perkotaan, dan dari para peserta.

Penuaan penduduk telah meningkat dalam 10 tahun terakhir, proporsi orang yang hidup sendiri meningkat, dan digitalisasi telah berkembang yang harus diasumsikan berdasarkan meningkatnya ketergantungan pada infrastruktur.

Baca juga: Dukungan Masyarakat terhadap Putri Aiko untuk Jadi Ratu Pertama di Jepang Semakin Menguat

Selain itu, dalam gempa bumi Kumamoto enam tahun lalu, ada pendapat yang perlu dipertimbangkan bahwa guncangan dengan intensitas seismik 7 diamati dua kali dan ada serangkaian orang yang disertifikasi sebagai "kematian terkait bencana."

"Berdasarkan perubahan struktur sosial yang terjadi selama 10 tahun dan pelajaran dari bencana skala besar, Kota Tokyo ingin memanfaatkannya untuk pencegahan dan mitigasi bencana di masa depan dengan membuat asumsi yang sejalan dengan situasi kondisi Tokyo saat ini," jelasnya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang.

Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved