Virus Corona

Gubernur Osaka Jepang Umumkan Seorang Warganya Meninggal Diduga Kuat karena Omicron

Prefektur sedang melakukan analisis genom atas kecurigaan terinfeksi strain Omicron meskipun orang itu saat ini telah meninggal dunia.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura (46) menjelaskan cepatnya kenaikan kasus Covid-19 di Osaka. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura mengumumkan seorang warganya meninggal dunia diduga akibat Covid-19 strain Omicron.

"Peningkatan kasus covid-19 sangat cepat sekali setelah tanggal 5 Januari lalu di Osaka dan hampir semua orang yang terinfeksi diduga kuat karena omicron, meskipun sudah divaksinasi lengkap," papar Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura, Rabu (12/1/2022).

Di antara yang terinfeksi dan meninggal diduga kuat karena omicron menurut Gubernur Yoshimura adalah seorang pria Osaka berusia 80 tahunan.

Pria itu meninggal dunia tanggal 8 Januari 2022.

"Ini adalah pertama kalinya di Prefektur Osaka orang meninggal yang diduga terinfeksi strain Omicron telah dikonfirmasi," ujarnya.

Menurut prefektur, pria itu memiliki penyakit komorbid dan meninggal pada tanggal 8 Januari.

Baca juga: Pfizer Siapkan Vaksin Khusus untuk Varian Omicron, Tersedia Maret 2022

Tes untuk infeksi strain Delta kepada pria itu hasilnya negatif.

Prefektur sedang melakukan analisis genom atas kecurigaan terinfeksi strain Omicron meskipun orang itu saat ini telah meninggal dunia.

Prefektur Osaka mengumumkan pada tanggal 12 Januari bahwa 1.711 kasus baru terinfeksi virus corona dan satu orang meninggal.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved