Virus Corona

Vaksinasi Ketiga Jepang Dapat Mencegah 81% Terhindar Dari Infeksi Corona

Apabila seseorang di Jepang telah divaksinasi ketiga kali, maka dapat mencegah 81%, terhindar dari infeksi corona.

Richard Susilo
Vaksinasi di Tokyo kepada para lansia. Bulan Februari ini diperkirakan semua lansia mayoritas telah divaksinasi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Apabila seseorang di Jepang telah divaksinasi ketiga kali, maka dapat mencegah 81%, terhindar dari infeksi corona.

Institut Nasional Penyakit Menular Jepang  (INPMJ) telah merilis hasil analisis awal bahwa efek pencegahan serangan dengan inokulasi ketiga di Jepang diperkirakan 81% saat ini.

Hasil analisis awal ini dilaporkan pada pertemuan ahli Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan yang diadakan kemarin (16/2/2022).

Sebuah kelompok seperti  INPMJ melaporkan bahwa 1.352 orang yang mengunjungi 13 klinik rawat jalan demam di wilayah Kanto antara tanggal 3 dan 31 Januari 2022, ketika strain Omicron menjadi epidemi, dipengaruhi oleh vaksin. 

Akibatnya, ada kecenderungan bahwa efek dari dua inokulasi menurun dari waktu ke waktu.

Perkiraan efek vaksin adalah 49% untuk orang 4 hingga 6 bulan setelah divaksinasi kedua.

Efek yang diperkirakan adalah 53% bahkan untuk orang yang telah melewati 6 bulan atau lebih, yang berarti bahwa efek tertentu dapat diharapkan.

"Selain itu, dari 22 orang yang mendapat vaksinasi ketiga, 5 orang dipastikan terinfeksi, dan perkiraan efeknya adalah 81%, sehingga kemungkinan vaksinasi tambahan akan meningkatkan efek pada kelompok tersebut, menjauhkan resiko bahaya bagi yang terinfeksi apabila telah mendapat vaksinasi ketiga kali," ungkap sumber Tribunnews.com Kamis (17/2/2022).

Motoi Suzuki, direktur  INPMJ Epidemiology Center, mengatakan, "Vaksin ini diharapkan memiliki efek tertentu pada strain Omicron, meskipun lebih rendah dari strain Delta. Oleh karena itu, perlu meningkatkan efeknya lagi. dengan inokulasi ketiga."

Penanganan penyakit, vaksinasi dan pengobatan corona banyak diperbincangkan kelompok pecinta Jepang. Mau bergabung kirimlah email ke: info@tribun.in

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved