Konflik Rusia Vs Ukraina

14 Pemimpin Dunia Kritik Putin atas Serangan Rusia ke Ukraina, Jepang hingga Spanyol Mengutuk Keras

Setidaknya 14 pemimpin dunia memberikan kritis serta kutukan terhadap Presiden Rusia, Putin, atas keputusannya melakukan serangan ke Ukraina.

AFP/ARIS MESSINIS
Seorang pria duduk di luar gedungnya yang hancur setelah pemboman di kota Chuguiv, Ukraina Timur, Kamis (24 Februari 2022). Angkatan bersenjata Rusia menyerang Ukraina dari beberapa arah, menggunakan sistem roket dan helikopter untuk menyerang posisi Ukraina di selatan, perbatasan kata layanan penjaga. - Pasukan darat Rusia pada hari Kamis menyeberang ke Ukraina dari beberapa arah, kata dinas penjaga perbatasan Ukraina, beberapa jam setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan peluncuran serangan besar-besaran. Tank Rusia dan alat berat lainnya melintasi perbatasan di beberapa wilayah utara, serta dari semenanjung Krimea yang dicaplok Kremlin di selatan, kata badan tersebut. (Aris Messinis/AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Serangan Rusia terhadap Ukraina dikutuk oleh banyak pemimpin dunia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan perang dengan Ukraina, pada Rabu (23/2/2022).

Setelah deklarasi tersebut Ukraina pun diserang banyak ledakan di beberapa wilayah.

Menteri Luar Negeri Ukraina mengunggah tweet, mengatakan Putin meluncurkan invansi skala penuh ke Ukraina.

"Ini adalah perang agresi. Ukraina akan mempertahankan diri dan akan menang. Dunia dapat dan harus menghentikan Putin," tulis cuitannya di akun pribadinya @DmytroKuleba.

Cuitan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba, sebut Putin l
Cuitan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba, sebut Putin lakukan invansi penuh ke Ukraina. (Tangkap layar twitter Menlu Ukraina @DmytroKuleba)

Sementara itu, dilansir oleh Kompas.com, suara ledakan terdengar di Kiev, ibu kota Ukraina, pada Kamis (24/2/2022), setelah Putin mengumumkan operasi militer.

Ledakan juga terdengar di beberapa kota di dekat garis depan dan sepanjang pantai Ukraina.

Ledakan juga terdengar di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, yang terletak 35 kilometer selatan perbatasan Rusia.

Lebih dekat ke zona perang timur, empat ledakan keras terdengar di Kramatorsk, yang berfungsi sebagai ibu kota efektif Pemerintah Ukraina untuk zona perang timur.

Lebih banyak ledakan juga terdengar di Mariupol, pelabuhan di Laut Azov yang memiliki jembatan darat antara Rusia dan semenanjung Crimea yang dicaplok Rusia.

Sirene serangan udara pun berdering di pusat kota Kiev.

Baca juga: Cara Pemain Ukraina Membela Negaranya, Momen Roman Yaremchuk Perihatkan Lambang Trisula Ukraina

Baca juga: Indonesia Disarankan Bawa Permasalahan Rusia-Ukraina Ke Majelis Umum PBB, Jangan ke DK PBB

Dikutuk Para Pemimpin Dunia

Para pemimpin dunia pun menanggapi dengan kemarahan serangan militer Rusia di kota-kota Ukraina.

Mereka berjanji untuk meminta pertanggungjawaban Kremlin atas invasi tersebut dengan rentetan sanksi yang diharapkan akan melumpuhkan.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved