Konflik Rusia Vs Ukraina

Tuntutan Ukraina pada Negara Barat, Lebih Banyak Sanksi untuk Rusia hingga Minta Bantuan Senjata

Ukraina menuntut negara Barat agar menerapkan lebih banyak sanksi ke Rusia, juga meminta bantuan senjata.

AFP/ARIS MESSINIS
Seorang wanita bereaksi ketika dia berdiri di luar blok apartemen yang hancur setelah penembakan di distrik Obolon barat laut Kyiv pada 14 Maret 2022. - Dua orang tewas pada 14 Maret 2022, saat berbagai lingkungan di ibukota Ukraina, Kyiv berada di bawah serangan penembakan dan rudal, kata pejabat kota, setelah militer Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022. (Photo by Aris Messinis / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Ukraina mendesak negara-negara Barat untuk memberi bantuan senjata dan terapkan lebih banyak sanksi ke Rusia.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, menyinggung adanya ancaman Perang Dunia III pada invasi Rusia ke Ukraina.

Kuleba meminta negara Barat yang selama ini berkomitmen membela Ukraina untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi dan boikot ke Rusia.

"Bagi mereka di luar sana yang takut 'terseret ke Perang Dunia III.' Ukraina akan melawan dan berhasil. Kami membutuhkan bantuan Anda untuk berperang. Berikan kami seluruh senjata yang diperlukan. Terapkan lebih banyak sanksi ke Rusia dan lakukan isolasi sepenuhnya," 

"Bantu Ukraina menekan Putin menuju kegagalan dan Anda akan bisa menghindari perang yang lebih besar," kata Kuleba dalam akun Twitternya, Senin (14/3/2022).

Baca juga: Kapan Perang Rusia dan Ukraina Berakhir? Pejabat Ukraina Perkirakan Paling Lambat Mei

Baca juga: Provinsi Kherson di Ukraina Selatan Dalam Penguasaan Penuh Militer Rusia

Dilansir The Moscow Times. Kuleba juga sempat meminta negara Barat mengirimkan jet tempur dan bantuan militer lain ke Ukraina.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, mengatakan AS bekerja sama dengan Polandia untuk memasok Ukraina dengan jet untuk memerangi invasi Rusia.

"Kami sekarang secara aktif membahas tentang pesawat yang mungkin disediakan Polandia ke Ukraina dan melihat bagaimana kami dapat mengisi ulang jika Polandia memutuskan untuk memasok pesawat-pesawat itu." kata Blinken. 

Komentar itu muncul satu hari setelah Blinken bertemu dengan Kuleba di perbatasan Polandia-Ukraina, Minggu (12/3/2022). 

Dmytro Kuleba
Dmytro Kuleba (Sky News)

Kuleba mendesaknya untuk mendapatkan pesawat tersebut.

Ia menyatakan bantuan ini merupakan permintaan tertingginya setelah 10 hari perang brutal Rusia.

"Permintaan tertinggi yang kami miliki adalah jet tempur, pesawat serang, dan sistem pertahanan udara,"ujar Kuleba. 

"Jika kita kehilangan langit (serangan udara), akan ada lebih banyak darah di tanah," lanjutnya. 

Ukraina terus mendesak sekutunya untuk melakukan lebih banyak upaya menekan Rusia.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved