Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Tolak Duduk Bersama Rusia jika Membahas Denazifikasi: Tidak Bisa Dipahami Sama Sekali

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak duduk dengan Rusia jika Moskow hanya ingin membahas soal denazifikasi.

Matt Dunham / POOL / AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris selama Konferensi Keamanan Munich di Munich, Jerman selatan, pada 19 Februari 2022. Zelensky menolak untuk duduk bersama negosiator Rusia jika mereka hanya ingin membahas "denazifikasi" Ukraina. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak untuk duduk bersama negosiator Rusia jika mereka hanya ingin membahas "denazifikasi" Ukraina.

Zelensky mengatakan Ukraina tidak membahas istilah "denazifikasi" dan "demiliterisasi" sama sekali selama pembicaraan dengan Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin terus-menerus membingkai invasinya ke Ukraina sebagai kampanye "denazifikasi", sebuah deskripsi yang dibantah oleh sejarawan dan pengamat politik.

"Kami tidak akan duduk di meja jika yang kami bicarakan hanyalah 'demiliterisasi', atau 'denazifikasi.' Bagi saya, ini benar-benar hal yang tidak bisa dipahami," ujar Zelensky, Minggu (27/3/2022), kepada wartawan independen Rusia, dikutip dari CNN.

Pertemuan sebelumnya, di mana pihak Ukraina mengatakan kepada pihak Rusia untuk tidak menggunakan istilah-istilah tersebut, tidak membuktikan "substantif sama sekali," tambahnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berpidato di depan Kongres AS melalui tautan video dari Kyiv. Ukraina. (16 Maret 2022). (AFP/Ukraine Presidency/Handout)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berpidato di depan Kongres AS melalui tautan video dari Kyiv. Ukraina. (16 Maret 2022). (AFP/Ukraine Presidency/Handout) (AFP/HANDOUT)

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kabinet Hari Ini, Erdogan Bahas Peran Turki Sebagai Mediator Rusia-Ukraina

Baca juga: Negosiasi Rusia dan Ukraina Putaran Berikutnya Akan Digelar di Istanbul Turki

Ketika rangkaian pembicaraan berikutnya antara kedua belah pihak akan dimulai di Istanbul pada Selasa (29/3/2022), Zelensky mengatakan dia "tidak menentang" percakapan dengan Rusia "selama ada hasil."

Ia menambahkan dirinya telah menganjurkan dialog bahkan sebelum perang dimulai.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Ukraina dan Rusia tampaknya telah mencapai "kesepakatan" pada empat dari enam topik perjanjian yang dibahas selama negosiasi.

Erdogan juga menyebut ia akan berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Jumat (25/3/2022), dan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama akhir pekan "atau hari-hari pertama pekan depan."

"Ada enam topik negosiasi antara Rusia dan Ukraina, tampaknya ada kesepakatan di antara mereka terkait empat topik," ujar Erdogan saat dalam perjalanan kembali dari KTT NATO di Brussels, Jumat, mengutip CNN.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved