Konflik Rusia Vs Ukraina

Putin Sarankan Pasukan Ukraina Menyerah Jika Ingin Penembakan di Mariupol Dihentikan

Dalam sambungan telepon dengan Presiden Prancis, Vladimir Putin menyarankan pasukan Ukraina menyerah jika ingin penembakan di Mariupol dihentikan.

AFP/THIBAULT CAMUS
Presiden Rusia Vladimir Putin terlihat selama konferensi pers setelah pertemuan dengan Presiden Prancis di Moskow, (7 Februari 2022). Upaya internasional untuk meredakan kebuntuan atas Ukraina diintensifkan dengan Presiden Prancis mengadakan pembicaraan di Moskow dan Kanselir Jerman di Washington untuk mengkoordinasikan kebijakan sebagai ketakutan akan invasi Rusia meningkat. (Thibault Camus/ POOL/ AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Penembakan di Mariupol hanya akan dihentikan jika pasukan Ukraina menyerah.

Kremlin mengatakan hal tersebut disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin ketika melakukan panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Selasa (29/3/2022) malam.

Namun, para pejabat Prancis mengatakan Putin setuju untuk mempertimbangkan rencana mengevakuasi warga sipil dari Mariupol.

Dikutip dari BBC, Rusia sejak itu mengusulkan gencatan senjata selama satu hari, Kamis (31/3/2022).

Kementerian Pertahanan mengatakan gencatan senjata akan dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat dan memungkinkan warga sipil melakukan perjalanan ke barat ke Zaporizhzhia melalui pelabuhan Berdyansk yang dikuasai Rusia.

(FILES) Dalam file foto yang diambil pada 14 Mei 2017, Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba untuk meletakkan karangan bunga di makam Prajurit yang tidak dikenal di monumen Arc of Triomphe setelah upacara pelantikan resminya di Paris. Macron mengatakan akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua dalam pemilihan Prancis pada April, pada 03 Maret 2022.
(FILES) Dalam file foto yang diambil pada 14 Mei 2017, Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba untuk meletakkan karangan bunga di makam Prajurit yang tidak dikenal di monumen Arc of Triomphe setelah upacara pelantikan resminya di Paris. Macron mengatakan akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua dalam pemilihan Prancis pada April, pada 03 Maret 2022. (ALAIN JOCARD / AFP)

Baca juga: AS: Putin Disesatkan Militer Rusia soal Invasi di Ukraina, Takut Ungkap Buruknya Perang

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Bikin Ketahanan Pangan Rentan Menjelang Ramadan

Kementerian mengatakan mereka ingin Palang Merah dan Badan Pengungsi PBB mengambil bagian dalam evakuasi.

Mereka juga menambahkan sedang menunggu tanggapan atas proposal dari Ukraina.

Upaya sebelumnya untuk melakukan gencatan senjata di Mariupol telah gagal di tengah tuduhan itikad buruk dari kedua belah pihak.

Rusia juga dituding memindahkan secara paksa ribuan warga sipil Mariupol ke Rusia atau daerah-daerah yang dikuasai Rusia.

Pengumuman yang disampaikan Putin muncul ketika foto satelit baru menunjukkan kehancuran Mariupol yang disebabkan oleh penembakan pasukan Rusia.

Foto satelit Kota Mariupol, Ukraina sebelum dan sesudah diserang pasukan Rusia, yang dirilis Maxar.
Foto satelit Kota Mariupol, Ukraina sebelum dan sesudah diserang pasukan Rusia, yang dirilis Maxar. (Maxar via BBC)
Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved