Bentrokan di Masjid Al Aqsa Kembali Terjadi, 16 Orang Terluka

Bentrokan kembali terjadi saat pasukan Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa. Akibatnya, 16 warga Palestina mengalami luka-luka.

AFP
Seorang wanita Palestina memberi isyarat saat polisi Israel menemani sekelompok pengunjung Yahudi melewati masjid Kubah Batu di kompleks masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem pada 5 Mei 2022. Bentrokan meletus antara warga Israel dan Palestina di Al-Aqsha Yerusalem kompleks masjid, setelah 10 hari meredakan ketegangan di tempat suci, kata polisi Israel. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasukan Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pada hari Kamis (5/5/2022).

Akibat bentrokan tersebut, sedikitnya 16 warga Palestina terluka.

Cedera yang dilaporkan termasuk 14 dengan patah tulang akibat peluru berlapis karet dan mati lemas karena gas air mata, kata pusat medis lapangan Sama al-Quds, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Bulan Sabit Merah melaporkan dua orang terluka akibat pemukulan dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Sekitar 50 pria Palestina, termasuk orang tua dan anak-anak, ditangkap dan dikawal keluar dari kompleks dari Bab al-Silsila (Gerbang Rantai).

Baca juga: Israel Kecam Pernyataan Menlu Rusia yang Sebut Hitler adalah Keturunan Yahudi

Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati Pemuda Palestina di Tepi Barat

Setidaknya 600 pemukim menyerbu kompleks itu melalui Gerbang Maroko pada Kamis antara pukul 07.00 hingga 11.00.

Kemudian penyerbu semakin banyak antara pukul 13:30 sampai 14:30.

Serangan pemukim di bawah perlindungan polisi ke Kompleks Masjid Al-Aqsa dilanjutkan setelah jeda 10 hari selama hari-hari terakhir Ramadhan, di mana ada ketegangan yang meningkat.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, Hamas mengatakan serangan pemukim adalah "eskalasi serius dan provokasi langsung, mengancam ledakan komprehensif, di mana pemerintah pendudukan memikul tanggung jawab penuh".

Israel merayakan pendiriannya 74 tahun yang lalu pada hari Kamis sesuai dengan kalender Yahudi, yang disebut sebagai Hari Kemerdekaan.

Orang-orang Palestina memperingati hari pada tanggal 15 Mei sebagai Nakba atau malapetaka, di mana 750.000 orang Palestina dipindahkan secara paksa dari Palestina yang bersejarah.

Polisi Israel bersiap mengamankan pintu masjid al-Aqsa.
Polisi Israel bersiap untuk mengamankan pintu masjid al-Aqsa selama bentrokan pada 5 Mei 2022 di kompleks yang merupakan situs tempat tersuci ketiga Islam dan situs tersuci Yudaisme, yang dikenal oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount, di Old Kota Yerusalem. Bentrokan meletus antara Israel dan Palestina di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem, setelah ketegangan 10 hari di tempat suci itu mereda, kata polisi Israel.

Baca juga: Momen Idul Fitri Membawa Sedikit Kegembiraan bagi Jutaan Warga Afghanistan yang Kelaparan

Baca juga: Sekitar 600 Warga Palestina Ditahan oleh Israel Tanpa Tuduhan

Tempat suci itu telah menjadi pusat kekerasan selama berhari-hari di tengah meningkatnya ketegangan menyusul serangkaian serangan di dalam wilayah Israel dan penyerbuan di Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki.

Tahun lalu, meningkatnya ketegangan seputar pengusiran keluarga Palestina dari rumah mereka di Yerusalem adalah katalisator meluasnya protes Palestina di seluruh Israel dan wilayah Palestina yang diduduki.

Penggerebekan Masjid Al-Aqsa oleh pasukan keamanan Israel selama bulan suci Ramadhan meningkatkan ketegangan lebih lanjut, dan empat hari kemudian, serangan 11 hari Israel di Gaza dimulai, seolah-olah menargetkan fasilitas Hamas.

(Tribunnews.com/Yurika)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved