Berita Foto : Brutal, Polisi Israel Serang Pelayat Shireen Abu Akleh

Kekerasan dilakukan polisi Israel kepada pelayat jurnalis Al Jazeera yang ditembak mati pasukan Israel.

Penulis: Herudin
AFP/AHMAD GHARABLI
Pasukan keamanan Israel menahan seorang warga Palestina selama pemakaman jurnalis veteran Al-Jazeera Shireen Abu Akleh di Yerusalem pada 13 Mei 2022, dua hari setelah dia terbunuh saat meliput serangan tentara Israel di Tepi Barat. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, YERUSALEM - Polisi Israel bersenjata lengkap menyerang pelayat yang membawa peti jenazah jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, di sebuah rumah sakit di Yerusalem pada Jumat 13 Mei 2022.

Kekerasan meletus antara pasukan keamanan Israel dan pelayat Palestina yang membawa peti mati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, sebelum diangkut ke sebuah gereja dan kemudian tempat peristirahatannya, di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh , yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya.
 (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP)
Kekerasan meletus antara pasukan keamanan Israel dan pelayat Palestina yang membawa peti mati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, sebelum diangkut ke sebuah gereja dan kemudian tempat peristirahatannya, di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh , yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)

Tongkat baton, gas air mata, dan kuda digunakan polisi Israel untuk menyerang dan membubarkan warga Palestina yang datang untuk mengantarkan jenazah Shireen ke sebuah gereja.

Pasukan keamanan Israel mengepung kendaraan yang membawa peti mati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, ketika pelayat Palestina melemparkan kelopak mawar, sebelum diangkut ke sebuah gereja dan kemudian tempat peristirahatannya, di Yerusalem, pada 13 Mei 2022 - Abu Akleh, yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, adalah salah satu tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP)
Pasukan keamanan Israel mengepung kendaraan yang membawa peti mati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, ketika pelayat Palestina melemparkan kelopak mawar, sebelum diangkut ke sebuah gereja dan kemudian tempat peristirahatannya, di Yerusalem, pada 13 Mei 2022 - Abu Akleh, yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, adalah salah satu tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)

Polisi melarang pengumpulan massa lebih dari 50 orang, pengibaran bendera Palestina, dan nyanyian. Penyerangan brutal polisi tersebut terlihat pada siaran langsung sejumlah media.

Warga Palestina yang datang untuk memberi penghormatan kepada jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh, Shireen Abu Akleh, mengibarkan bendera nasional di depan rumah sakit tempat jenazahnya disimpan, beberapa jam sebelum pemakamannya di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh, yang tertembak tewas pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya.
 (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP)
Warga Palestina yang datang untuk memberi penghormatan kepada jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh, Shireen Abu Akleh, mengibarkan bendera nasional di depan rumah sakit tempat jenazahnya disimpan, beberapa jam sebelum pemakamannya di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh, yang tertembak tewas pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)

Bahkan polisi Israel menyerang orang-orang yang sedang mengusung peti jenazah dan hampir membuat jatuh peti jenazah Shireen Abu Akleh.

Pasukan keamanan Israel berkumpul di depan rumah sakit tempat mayat jurnalis Al-Jazeera Shireen Abu Akleh disimpan, beberapa jam sebelum pemakamannya di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh, yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP)
Pasukan keamanan Israel berkumpul di depan rumah sakit tempat mayat jurnalis Al-Jazeera Shireen Abu Akleh disimpan, beberapa jam sebelum pemakamannya di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh, yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)

Polisi mengancam melakukan penangkapan jika larangan dilanggar namun orang Palestina tidak mematuhi larangan tersebut dan tetap berkumpul hingga berjumlah ribuan orang.

Seorang wanita Palestina mengibarkan bendera nasional di atap sebuah gedung tempat bendera Israel ditempatkan, di seberang rumah sakit tempat mayat jurnalis Al-Jazeera Shireen Abu Akleh disimpan, beberapa jam sebelum pemakamannya di Yerusalem, pada 13 Mei , 2022. - Abu Akleh, yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya.
 (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP)
Seorang wanita Palestina mengibarkan bendera nasional di atap sebuah gedung tempat bendera Israel ditempatkan, di seberang rumah sakit tempat mayat jurnalis Al-Jazeera Shireen Abu Akleh disimpan, beberapa jam sebelum pemakamannya di Yerusalem, pada 13 Mei , 2022. - Abu Akleh, yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)

Shireen Abu Akleh dimakamkan di pemakaman Gunung Sion di pinggiran Kota Tua Yerusalem di sebelah makam orang tuanya.

Kekerasan meletus antara pasukan keamanan Israel dan pelayat Palestina yang membawa peti mati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, sebelum diangkut ke sebuah gereja dan kemudian tempat peristirahatannya, di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh , yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya.
 (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP)
Kekerasan meletus antara pasukan keamanan Israel dan pelayat Palestina yang membawa peti mati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, sebelum diangkut ke sebuah gereja dan kemudian tempat peristirahatannya, di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh , yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)
Pasukan keamanan Israel menahan seorang warga Palestina selama pemakaman jurnalis veteran Al-Jazeera Shireen Abu Akleh di Yerusalem pada 13 Mei 2022, dua hari setelah dia terbunuh saat meliput serangan tentara Israel di Tepi Barat. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP)
Pasukan keamanan Israel menahan seorang warga Palestina selama pemakaman jurnalis veteran Al-Jazeera Shireen Abu Akleh di Yerusalem pada 13 Mei 2022, dua hari setelah dia terbunuh saat meliput serangan tentara Israel di Tepi Barat. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)
Kekerasan meletus antara pasukan keamanan Israel dan pelayat Palestina yang membawa peti mati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, sebelum diangkut ke sebuah gereja dan kemudian tempat peristirahatannya, di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh , yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya.
 (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP)
Kekerasan meletus antara pasukan keamanan Israel dan pelayat Palestina yang membawa peti mati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, sebelum diangkut ke sebuah gereja dan kemudian tempat peristirahatannya, di Yerusalem, pada 13 Mei 2022. - Abu Akleh , yang ditembak mati pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel, termasuk di antara tokoh media Arab yang paling menonjol dan dipuji secara luas karena keberanian dan profesionalismenya. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved