Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Tetap Kokoh Meski Banyak Dihujani Sanksi dari Barat, Departemen Keuangan AS: Fatamorgana

Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut klaim Rusia tetap kokoh meski dihujani sanksi dari Barat adalah bagaikan fatamorgana.

Penulis: Tiara Shelavie
DW.com
Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam St Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada Jumat (17/6/2022). 

Ia mengatakan dalam pidato pada hari Jumat bahwa upaya Barat untuk menghancurkan ekonomi Rusia "tidak berhasil."

"Ada banyak energi untuk mengatakan ini semua tipuan," kata Andrea Gacki, direktur Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan, yang berfungsi sebagai ujung tombak untuk tata negara ekonomi AS.

"Tapi itu semua asap dan cermin," kata Gacki dalam sebuah wawancara dari kantornya.

"Semua indikator nyata menunjukkan kelemahan."

Hari Nol

Tepat sebelum tengah malam pada tanggal 23 Februari, tidak lama sebelum rudal Rusia pertama mulai mendarat di Ukraina, Elizabeth Rosenberg masih berada di depan komputernya.

Sebagai pejabat tinggi Departemen Keuangan untuk pendanaan teroris dan kejahatan keuangan, Rosenberg telah menghabiskan waktu berminggu-minggu dalam siklus bolak-balik tanpa henti antara kamar-kamar aman di Gedung Keuangan, bergegas beberapa ratus meter jauhnya untuk menghadiri pertemuan di Gedung Putih atau melakukan perjalanan ke menuntaskan detail teknis di ibu kota Eropa.

Ia sedang menyusun memo rahasia yang menguraikan poin keputusan akhir dan pertimbangan untuk Menteri Keuangan Janet Yellen untuk dibawa ke pertemuan Dewan Keamanan Nasional beberapa jam kemudian.

Saat Rosenberg melakukan pengeditan pada dokumen itu, seorang ajudan yang dekat melihat dari balik bahunya.

Segera, lainnya berjalan langsung menuju Rosenberg dengan pesan serius: rudal Rusia pertama telah memasuki wilayah udara Ukraina.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved