Ratusan Orang Tewas saat Gelombang Panas Melanda Eropa, Suhu Melebihi 40 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda negara-negara Eropa mengakibatkan ratusan orang tewas dan kebakaran hutan hebat.

AFP/CRISTINA QUICLER
Dua wanita menggunakan kipas angin untuk melawan panas terik selama gelombang panas di Seville pada 13 Juni 2022. - Spanyol hari ini sudah dalam cengkeraman gelombang panas yang diperkirakan akan mencapai tingkat "ekstrim", dan Prancis juga bersiap untuk itu, sebagai ahli meteorologi menyalahkan suhu musiman yang luar biasa tinggi pada pemanasan global. - Gelombang panas yang melanda negara-negara Eropa mengakibatkan ratusan orang tewas dan kebakaran hutan hebat.(Photo by CRISTINA QUICLER / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah negara di Eropa mengalami gelombang panas di musim panas yang memicu kebakaran hutan hingga memecahkan rekor suhu tinggi.

Gelombang panas membakar ribuan hektar hutan di Prancis, Portugal, Spanyol, dan Yunani serta menewaskan sejumlah personel penyelamat.

Dilansir SCMP, gelombang panas telah berjalan selama sepekan ini di Eropa Barat Daya.

Ilmuwan menilai, gelombang panas kedua di wilayah Eropa ini terjadi karena perubahan iklim hingga diperkirakan cuaca ekstrem seperti ini akan lebih sering terjadi.

Sebanyak 360 orang tewas akibat gelombang panas di Spanyol dengan suhu mencapai 40 derajat celcius lebih, lapor surat kabar La Vanguardia pada Sabtu (16/7/2022), mengutip Carlos III Health Institute.

Sebelumnya pada Jumat (15/7/2022), 123 orang di Spanyol meninggal terkait suhu panas ekstrem ketika beberapa daerah mencapai suhu 45 derajat celcius.

Baca juga: Antisipasi Suhu Panas di Arab Saudi, KKHI Sediakan 30 Rompi Penurun Suhu untuk Jemaah Haji Indonesia

Baca juga: Gejolak di Eropa, Setelah PM Inggris Mundur, Giliran PM Italia Berencana Mundur dari Jabatannya

Sementara itu di Portugal, lebih dari 238 orang dilaporkan meninggal antara tanggal 7 dan 13 Juli, lapor media lokal.

Kematian ini dikaitkan dengan panas yang ekstrem dan bukan hanya virus corona, menurut laporan.

Kebanyakan korban adalah lansia atau orang yang menderita penyakit tertentu, kata La Vanguardia.

Salah satunya terjadi kepada seorang petugas kebersihan jalan berusia 60 tahun di Spanyol yang dilaporkan tiba-tiba ambruk.

Dokter yang memeriksa menyebut suhu tubuhnya saat itu mencapai 41,6 derajat, dan ia meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.

Panas dan kekeringan yang berkepanjangan juga telah memicu banyak kebakaran hutan hebat di Spanyol dan Portugal.

Seorang pilot pesawat pemadam kebakaran tewas dalam kecelakaan di timur laut Portugal.

Ilustrasi gelombang panas
Ilustrasi gelombang panas - Gelombang panas yang melanda negara-negara Eropa mengakibatkan ratusan orang tewas dan kebakaran hutan hebat. (Freepik)

Pesawat amfibi bermesin tunggal yang ditumpangi jatuh pada Jumat karena alasan yang tidak diketahui di dekat kota Vila Nova de Foz Ca, sekitar 200 kilometer sebelah timur Porto, surat kabar Público melaporkan mengutip Pertahanan Sipil.

Pilot berusia 38 tahun bernama André Serra ditemukan tewas.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved