Virus Corona

Jepang Catat 233.767 Kasus Baru dan 215 Kematian Akibat Covid-19

Kasus baru mencapai rekor tertinggi di prefektur Hokkaido, Ibaraki, Saitama, Niigata dan Okayama.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Erik S
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
(Ilustrasi)Jepang mengkonfirmasi 233.767 kasus baru virus corona (Covid-19) pada Jumat kemarin. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jepang mengkonfirmasi 233.767 kasus baru virus corona (Covid-19) pada Jumat kemarin.

Angka ini tidak hanya menandai level tertinggi ketiga dalam catatan kasus positif di negara itu, namun juga hari keempat kasus berada pada angka di atas 200.000 secara berturut-turut.

Baca juga: Sebaran 5.455 Kasus Covid-19 Indonesia, 6 Agustus 2022: Jakarta Tertinggi, 3 Provinsi Catat 0 Kasus

Dikutip dari laman The Japan Times, Sabtu (6/8/2022), jumlah pasien yang mengalami sakit parah akibat Covid-19 naik 40 sejak Kamis lalu menjadi 556 kasus, sedangkan untuk kasus kematian baru tercatat mencapai 215.

Kasus baru mencapai rekor tertinggi di prefektur Hokkaido, Ibaraki, Saitama, Niigata dan Okayama.

Sementara Tokyo mengkonfirmasi 37.767 kasus baru pada Jumat kemarin, angkanya meningkat 953 dari sepekan sebelumnya.

21 kasus kematian baru dilaporkan terjadi di ibu kota Jepang itu.

Lalu di tempat lainnya seperti Prefektur Osaka melaporkan 20.327 kasus baru, kemudian Prefektur Aichi mencatat 14.619 dan Kanagawa 13.178.

Pada Kamis lalu, 238.735 kasus baru telah dilaporkan secara nasional, angka ini merupakan jumlah harian tertinggi kedua setelah sekitar 249.800 kasus dikonfirmasi pada Rabu lalu.

Baca juga: Perguruan Tinggi Bantu Bangkitkan Desa Wisata yang Terdampak Pandemi Covid-19

Sementara itu, penghitungan harian kematian baru mencapai 161 kasus.

Perlu diketahui, 13 dari 47 prefektur Jepang sejauh ini telah mengeluarkan deklarasi untuk meningkatkan langkah-langkah dalam melawan subvarian Omicron yakni BA.5 yang menyebar secara cepat.

Sederet langkah tersebut mulai efektif diberlakukan dan akan diterapkan hingga akhir bulan ini.

Baca juga: Vaksinasi Booster Covid-19 untuk Remaja Sebaiknya Diutamakan Kelompok Rawan

Deklarasi yang dimaksud adalah membantu meringankan tekanan pada sistem medis lokal, serta dapat dikeluarkan oleh pemerintah prefektur atas keputusan mereka sendiri yang didasarkan pada sederet kriteria.

Satu diantaranya adalah terkait tingkat hunian tempat tidur rumah sakit untuk pasien Covid-19 yang mencapai 50 persen.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved