BBC

Organ babi bisa dihidupkan kembali usai beberapa jam mati, adakah dampak positifnya bagi pengobatan manusia?

Sebagian organ tubuh babi telah dihidupkan kembali satu jam setelah hewan itu mati, dalam sebuah terobosan penelitian yang berpotensi mengubah

Sekelompok peneliti di Universitas Yale, Amerika Serikat, dapat menghidupkan kembali sebagian organ tubuh babi satu jam setelah hewan itu mati. Ini dianggap sebuah terobosan yang berpotensi mengubah praktik pengobatan manusia.

Jika diterapkan pada manusia, teknik ini disebut juga diyakini bisa meningkatkan jumlah dan kualitas organ transplantasi serta memberi dokter lebih banyak waktu dalam menyelamatkan nyawa.

Studi ini juga membuktikan asumsi tentang apa yang terjadi di saat-saat antara hidup dan mati.

Para ahli mengatakan temuan itu "benar-benar luar biasa" dan "sangat signifikan".

Dalam riset ini, ketika jantung binatang percobaan berhenti berdetak, tubuh mereka kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Ukuran organ lalu membengkak, pembuluh darah rusak dan sel - blok bangunan organ tubuh - mulai mati.

Kematian sel ini dianggap cepat dan permanen, tapi para peneliti di Universitas Yale memperbaiki beberapa kerusakan sel pada hewan yang telah mati selama satu jam.

"Kami dapat memulihkan beberapa fungsi sel, di berbagai organ vital, yang seharusnya mati," kata Profesor Nenad Sestan.

"Sel-sel ini bekerja beberapa jam setelah mereka seharusnya tidak berfungsi."

Baca juga:

Dari otak ke tubuh

Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
BBC
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved