Terbiasa Tenang, Istri Najib Razak Tampak Sedih Saat Tinggalkan Istana Kehakiman

Rosmah Mansor menunjukkan gayanya yang biasa ditunjukkan kepada publik dan melambaikan tangan sambil menyunggingkan senyuman ke arah awak media

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Eko Sutriyanto
AFP/MANAN VATSYAYANA
Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor (berkerudung oranye), tiba di gedung pengadilan Kuala Lumpur Kamis (4/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Datin Seri Rosmah Mansor selama ini dikenal sebagai sosok yang tenang.

Ini  terlihat saat ia tiba di Istana Kehakiman untuk memberikan dukungan kepada suaminya, mantan Perdana Menteri (PM) Malayasia, Datuk Seri Najib Razak.

Mengenakan busana berwarna pink,  Rosmah tiba pada sore hari saat sidang sedang berlangsung.

Ia pun menunjukkan gayanya yang biasa ditunjukkan kepada publik dan melambaikan tangan sambil menyunggingkan senyuman ke arah awak media yang menunggunya.

Anak-anaknya, Nooryana Najwa dan Norashman juga datang ke kompleks pengadilan untuk menyaksikan proses banding yang berakhir dengan putusan dijatuhkannya hukuman 12 tahun penjara bagi Najib.

Dikutip dari laman The Star, Selasa (20/8/2022), sepanjang persidangan selama seminggu, Rosmah, Nooryana dan Norashman terlihat sering hadir di pengadilan.

Baca juga: Putra Sulung Najib Razak: Doakan Kesehatan dan Keselamatan Ayah Kami

Setelah Pengadilan Federal memberi putusan, Rosmah dan anak-anaknya tinggal sebentar di ruang sidang, sebelum akhirnya keluar melalui jalur terpisah untuk menghindari media.

Namun, wajahnya menyiratkan kesedihan saat kendaraannya meninggalkan Istana Kehakiman.

Raut wajahnya sangat kontras dari yang ditampilkan sebelumnya, saat menunjukkan sedikit optimisme.

Sementara itu, Nooryana memposting pesan yang menyentuh hati tentang ayahnya itu di akun Instagramnya.

"Mungkin kami tidak berjuang cukup keras, mungkin kami menaruh kepercayaan penuh kami pada sistem peradilan dan mungkin kami percaya sepenuh hati pada tujuan kami sehingga kami berdiri dengan menantang selama empat tahun ini. Namun, ayah saya tidak mendapatkan hari keadilannya hari ini dan kami tidak memiliki peluang untuk bertarung," kata Nooryana dalam postingannya.

Ia pun berjanji kepada ayahnya bahwa keluarganya akan tetap mendukung dan menunggu kembalinya sang ayah.

Karena dirinya meyakini, ini bukan merupakan akhir dari kisah sang ayah dalam dunia politik maupun keluarga.

"Saya berjanji kepada ayah bahwa ibu, Ashman, Abang Jaja, saya, keluarga dan orang-orang yang ada di pihak ayah tidak akan pernah beristirahat sampai ayah kembali dengan selamat bersama kami dan keadilan ditegakkan. Kami sangat bangga dengan kekuatanmu, 'Bossku tidak berakhir di sini'," tegas Nooryana.

Sementara itu dalam sebuah postingan di laman Facebook miliknya, putra sulung Najib, Datuk Nizar mengaku sangat sedih, namun ia tetap optimis dalam menghadapi permasalahan yang membelit sang ayah.

Baca Juga
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved