Diduga Menghina Sistem Peradilan Negaranya, Presiden UMNO akan Diselidiki Kepolisian Malaysia

12 laporan polisi diajukan terhadap Zahid di seluruh negeri terkait dengan pidatonya pada hari Sabtu

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Eko Sutriyanto
HALAL FOCUS
Presiden partai UMNO, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi karena diduga menghina dan memfitnah sistem peradilan negara itu selama pengarahan khusus UMNO di World Trade Center (WTC) pada akhir pekan lalu 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Kepolisian Kerajaan Malaysia saat ini sedang menyelidiki Presiden partai UMNO, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi karena diduga menghina dan memfitnah sistem peradilan negara itu selama pengarahan khusus UMNO di World Trade Center (WTC) pada akhir pekan lalu.

Menurut media lokal, 12 laporan polisi diajukan terhadap Zahid di seluruh negeri terkait dengan pidatonya pada hari Sabtu.

Dikutip dari laman The Rakyat Post, Rabu (31/8/2022), Kepala Komunikasi Korporat Kepolisian Kerajaan Malaysia Skandaguru Anandan mengatakan bahwa penyelidikan akan ditangani oleh Unit Investigasi Kejahatan Rahasia (D5), di bawah Departemen Investigasi Kriminal Bukit Aman.

"Penyelidikan sedang dilakukan sesuai dengan Bagian 4 (1) dari Undang-undang Penghasutan 1948 dan Bagian 233 dari Undang-undang Komunikasi dan Multimedia 1998," kata Skandaguru.

Baca juga: Sehari Setelah Najib Razak Dipenjara, PM Malaysia Hadiri Pertemuan di Markas UMNO

Ia menyebut bahwa penyelidikan itu pun saat ini sedang berlangsung.

Dalam pidatonya di depan anggota akar rumput UMNO pada Sabtu lalu, Zahid mempertanyakan 'apakah mantan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak yang dipenjara itu diberikan pengadilan yang adil di Pengadilan Federal Malaysia?'.

Perlu diketahui, Pengadilan Federal pada pekan lalu telah menegaskan keputusan untuk menegakkan keyakinan dan hukumannya terhadap Najib dalam kasus SRC International Sdn Bhd.

Najib pun sekarang sedang menjalani masa hukuman 12 tahun penjaranya di Penjara Kajang.

Diketahui bahwa beberapa partai politik dari blok Oposisi telah mengajukan laporan polisi terhadap Zahid pada Senin lalu, termasuk perwakilan dari partai Amanah Negara (Amanah) dan partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu).

Menurut laporan, beberapa pemimpin UMNO lainnya yang memberikan pidato serupa selama pengarahan khusus pada Sabtu lalu juga disebutkan dalam laporan polisi.

Pemimpin UMNO Datuk Seri Azalina Othman Said juga disebut karena menyinggung posisi Jaksa Agung dalam pidatonya pada Sabtu lalu.

Sementara itu, UMNO telah menegaskan kembali keputusan partai untuk pemilihan umum dini yang akan segera diadakan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved