Konflik Rusia Vs Ukraina

UPDATE Perang Rusia-Ukraina Hari ke-202: Ukraina Rebut Kembali Wilayah, Rusia Berhenti Kirim Pasukan

Ini rangkuman peristiwa hari ke-202 invasi Rusia di Ukraina, Selasa (13/9/2022). Ukraina merebut kembali wilayah hingga Rusia berhenti kirim pasukan.

Anatolii Stepanov / AFP
Seorang wanita penduduk setempat membawa barang-barangnya keluar dari sebuah bangunan yang sebagian hancur setelah penembakan di Chasiv Yar, Ukraina timur, pada 10 Juli 2022. - Simak sederet peristiwa yang terjadi di hari ke-202 perang Rusia dan Ukraina. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak rangkuman peristiwa pada hari ke-202 perang Rusia dengan Ukraina hari ini, Selasa (13/9/2022).

Pasukan Ukraina telah merebut kembali 6.000 km persegi wilayah di selatan dan timur, di hari ke-202 invasi.

Sementara itu, Kyiv mengatakan Rusia berhenti mengirim pasukan baru ke Ukraina.

AS menyebut banyak tentara Rusia yang mundur dan keluar melintasi perbatasan untuk kembali ke Rusia.

Berikut selengkapnya rangkuman peristiwa yang terjadi di hari ke-202 invasi Rusia di Ukraina, seperti dikutip dari The Guardian:

Ukraina merebut kembali 6.000 km persegi wilayah

Baca juga: Jumlah Pasukan Ukraina 8 Kali Lebih Banyak dari Tentara Rusia dalam Serangan Balasan di Kharkiv

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan pasukan negaranya telah merebut kembali 6.000 km persegi wilayah yang dikuasai Rusia di selatan dan timur negara itu.

Pasukan Ukraina terus menekan serangan balik mereka di Kharkiv, berusaha untuk menguasai hampir semua provinsi.

Pasukan Ukraina menuju utara, dilaporkan merebut kembali kota-kota sampai ke perbatasan Rusia, dan sebuah video beredar tentang seorang tentara Ukraina di pusat kota strategis Izium.

Rusia berhenti mengirim pasukan baru ke Ukraina

Komandan militer Rusia telah berhenti mengirim pasukan baru ke Ukraina setelah serangan balasan.

Demikian dikatakan oleh staf umum angkatan bersenjata Ukraina di halaman Facebook-nya pada hari Senin (12/9/2022).

“Komando militer federasi Rusia telah menangguhkan pengiriman unit baru yang sudah terbentuk ke wilayah Ukraina."

"Situasi saat ini di teater operasi dan ketidakpercayaan terhadap komando yang lebih tinggi memaksa sejumlah besar sukarelawan untuk dengan tegas menolak prospek layanan dalam kondisi pertempuran.”

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved