Gempa Bumi
Profil Negara Tonga yang Baru Saja Diguncang Gempa Bumi Berskala 7,3 M
Negara Tonga baru saja diguncang gempa bumi berskala 7,3 M pada Jumat (11/11/2022), simak inilah profil negara Tonga.
TRIBUNNEWS.COM - Simak inilah profil negara Tonga yang baru saja diguncang gempa bumi berskala 7,3 M.
Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, gempa bumi tersebut mengguncang negara Tonga pada Jumat (11/11/2022).
Gempa berpusat pada 207 kilometer di tenggara Kota Neiafu, Tonga.
Sementara gempa yang terjadi berada di kedalaman 24,8 kilometer di tenggara Neiafu berdasarkan United States Geological Survey (USGS).
Menurut Pacific Tsunami Warning Center (PTWC), peringatan tsunami pun dikeluarkan.
Gelombang tsunami dimungkinan terjadi pada jarak 300 kilometer dari pusat gempa di sepanjang pantai Niue dan Tonga.
Sebelumnya, tsunami juga pernah terjadi pada Januari 2022 lalu akibat letusan gunung api Hunga Tonga Hunga Ha'apai.
Baca juga: Tonga Diguncang Gempa 7,3 SR, Penduduk Setempat Ketakutan dan Melarikan Diri ke Tempat Lebih Tinggi
Dikutip dari Britannica, Tonga merupakan negara kecil yang terdiri atas gugus kepulauan di barat daya Samudra Pasifik.
Tonga memiliki nama resmi Kerajaan Tonga, Tonga Fakatu'i o Tonga, yang secara harafiah diartikan sebagai Kepulauan yang Bersahabat.
Saat ini, Negara Tonga dipimpin oleh Raja Tonga Tupou VI.
Negara Tonga terdiri dari sekitar 170 pulau yang dibagi menjadi tiga kelompok pulau utama yakni Tongatapu (selatan), Ha'apai (tengah), dan Vava'u (utara).
Ibu kota Tonga adalah Nuku'alofa yang berada di Pulau Tongatapu.
Tonga adalah anggota Persemakmuran sekaligus anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Hampir seluruh penduduk Tonga adalah keturunan Polinesia.
Warga Tonga terikat erat dengan Samoa dan Polinesia lainnya dalam budaya dan bahasa serta dalam warisan genetik.
Ada juga sejumlah kecil pengaruh Melanesia melalui kontak warganya dengan Fiji.
Baca juga: Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Raja, Dubes RI Ingin Tingkatkan Hubungan Indonesia-Tonga
Perkawinan campuran dengan orang Eropa semakin umum terjadi, terutama akibat dari meningkatnya migrasi sejak 1970-an.
Sebagian besar penduduk Tonga tinggal di tiga pulau besar, dan hampir tiga perempatnya tinggal di Pulau Tongatapu.
Kepala eksekutif Tonga adalah raja, yang memerintah melalui konsultasi erat dengan perdana menteri dalam segala hal kecuali peradilan.
Raja juga memegang kekuasaan untuk menunjuk hakim, memberikan grasi, dan meringankan hukuman penjara.
Selain itu, Raja juga berhak mengangkat Dewan Penasihat.
Kabinet Tonga terdiri atas perdana menteri, wakil perdana menteri, menteri lain, dan gubernur Ha'apai serta Vava'u.
Majelis Legislatif (Fale Alea) memiliki 26 kursi yang terdiri atas 9 bangsawan keturunan yang dipilih oleh rekan-rekan mereka dan 17 perwakilan dipilih secara langsung untuk masa jabatan tiga tahun oleh semua warga negara berusia 21 tahun ke atas.
Dewan Penasihat bertindak sebagai bagian dari sistem pengadilan serta membantu Raja dalam kapasitasnya untuk menasihati dan mendengar banding dari pengadilan.
(Tribunnews.com/Latifah)(Tribun-Bali.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/negara-tonga-pasifik-selatan.jpg)