Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Ungkap Rusia Hancurkan Infrastruktur Penting di Kherson sebelum Melarikan Diri

Zelensky mengungkapkan pasukan Rusia menghancurkan infrastruktur penting; komunikasi, air, listrik di selatan kota Kherson sebelum penarikan diri.

Editor: Miftah
AFP/SERGEI SUPINSKY
Foto ini diambil pada 24 Oktober 2022, menunjukkan seorang bartender menuangkan minuman dengan cahaya lilin selama pemadaman listrik di sebuah bar di pusat ibukota Ukraina, Kyiv. - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan pasukan Rusia menghancurkan infrastruktur penting di selatan kota Kherson sebelum penarikan diri. (Photo by Sergei SUPINSKY / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan pasukan Rusia menghancurkan infrastruktur penting di selatan kota Kherson sebelum penarikan diri.

Klaim tersebut disampaikan ketika tentara Kyiv merebut kembali kendali atas kota di sisi tenggara Ukraina tersebut.

"Sebelum melarikan diri dari Kherson, penjajah menghancurkan semua infrastruktur penting: komunikasi, air, panas, listrik," ucap Zelensky dalam pidato video, Sabtu (12/11/2022).

"Rusia di mana pun memiliki tujuan yang sama: mempermalukan orang sebanyak mungkin. Tapi kami akan mengembalikan semuanya, percayalah," tegas Zelensky.

Dilansir Al Jazeera, pasukan Ukraina merebut kembali kendali atas lebih dari 60 permukiman di wilayah Kherson.

Sejauh ini, papar Zelensky, hampir 2.000 ranjau, tripwires dan peluru yang tidak meledak telah ditangani oleh pasukan Ukraina.

Baca juga: Selamat Usai Divonis Mati, Eks Tentara Bayaran Ini Kembali ke Medan Perang Ukraina Sebagai Youtuber

Perang terus berlanjut

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan Ukraina memenangkan pertempuran di lapangan.

"Tapi perang terus berlanjut," tegasnya.

Kemenangan Ukraina atas Kherson disambut oleh Amerika Serikat (AS) sebagai kemenangan luar biasa.

"Ini adalah momen besar dan berkat keuletan serta keterampilan luar biasa dari Ukraina, didukung oleh bantuan tanpa henti serta dukungan AS dan sekutu kami," kata Penasihat Keamanan AS Jake Sullivan saat melakukan perjalanan ke Kamboja bersama Presiden Joe Biden.

Peristiwa paling menentukan dalam perang

Baca juga: AS Beli 100.000 Artileri Howitzer Korea Selatan tapi Diberi ke Ukraina, Washington Bohongi Seoul?

Seorang wanita memegang slogan yang berbunyi Kherson ketika orang-orang berkumpul di alun-alun Maidan untuk merayakan pembebasan Kherson, di Kyiv pada 11 November 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada 11 November bahwa Kherson adalah milik kita setelah Rusia mengumumkan selesainya penarikannya dari ibukota regional, satu-satunya yang direbut Moskow dalam pertempuran hampir sembilan bulan. (Photo by Genya SAVILOV / AFP)
Seorang wanita memegang slogan yang berbunyi Kherson ketika orang-orang berkumpul di alun-alun Maidan untuk merayakan pembebasan Kherson, di Kyiv pada 11 November 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan pasukan Rusia menghancurkan infrastruktur penting di selatan kota Kherson sebelum penarikan diri. (Photo by Genya SAVILOV / AFP) (AFP/GENYA SAVILOV)

Assed Baig dari Al Jazeera, melaporkan dari wilayah Kherson, mengatakan penarikan Moskow adalah peristiwa "paling menentukan" dalam perang ini sejauh ini.

“Ini meningkatkan moral tentara Ukraina yang mengatakan … mereka sekarang yakin bisa memenangkan perang ini.”

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved