Konflik Rusia Vs Ukraina

Israel Berencana Kirim Generator dan Peralatan Medis ke Ukraina

Israel akan mengirimkan 20 generator, dengan biaya sekitar 1 juta dolar Amerika Serikat (AS) ke Ukraina melalui Eropa.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AFP/SERGEI SUPINSKY
Foto ini diambil pada 24 Oktober 2022, menunjukkan pengunjung makan siang dengan cahaya lilin karena pemadaman listrik di sebuah bar di pusat ibukota Ukraina, Kyiv. - Sejak 10 Oktober, sistem kelistrikan Ukraina telah sangat terpengaruh oleh beberapa serangan Rusia yang menargetkan infrastruktur energi. Untuk menghindari pemadaman total, operator nasional Ukrenergo telah menerapkan pemadaman listrik terjadwal di ibu kota serta di banyak kota dan wilayah Ukraina. (Photo by Sergei SUPINSKY / AFP) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TEL AVIV - Kementerian Luar Negeri Israel sedang mempersiapkan pengiriman baru bantuan kemanusiaan ke Ukraina di tengah operasi militer khusus Rusia yang sedang berlangsung.

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (28/11/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengadakan percakapan telepon dengan Presiden Israel Isaac Herzog pada Kamis lalu, di mana ia menguraikan kebutuhan negaranya terkait energi dan bantuan luar negeri untuk mengekspor makanan.

The Times of Israel melaporkan pada hari Minggu kemarin bahwa Israel akan mengirimkan 20 generator, dengan biaya sekitar 1 juta dolar Amerika Serikat (AS) ke Ukraina melalui Eropa.

Baca juga: PM Inggris Rishi Sunak Berjanji Akan Pertahankan Bantuan untuk Ukraina pada Tahun Depan

Selain itu, program kerja sama pembangunan internasional resmi Israel 'MASHAV' berencana untuk mengirim obat-obatan dan peralatan medis senilai sekitar 1 juta dolar AS ke Ukraina dalam waktu dekat.

Menurut Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba, Ukraina telah mencapai kesepakatan dengan 12 negara termasuk Israel, tentang pengiriman peralatan energi ke Ukraina.

Zelenskyy mengatakan pada 1 November lalu bahwa sekitar 40 persen infrastruktur energi negaranya telah rusak akibat serangan presisi Rusia terhadap infrastruktur Ukraina yang dimulai pada 10 Oktober lalu.

Ini menyebabkan pemadaman massal di seluruh negeri.

Ukraina telah memberlakukan pemadaman bergilir untuk memperbaiki jaringan energi menjelang musim dingin.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved