Korea Utara Berencana Bangun Kekuatan Nuklir Paling Kuat di Dunia

Dengan pengembangan ICBM baru, Kim Jong Un kembali menegaskan bahwa Korea Utara memiliki teknologi yang tidak kalah hebatnya dengan negara Barat

Editor: Muhammad Zulfikar
KCNA
Kim Jong Un bersama putrinya tengah mengawasi peluncuran rudal balistik terbaru milik Korea Utara di Bandara Internasional Pyongyang, Jumat (18/11/2022). Kim Jong Un mengatakan bahwa dirinya berencana untuk membangun kekuatan nuklir 'paling kuat di dunia'. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL – Presiden Korea Utara Kim Jong Un pada Minggu (27/11/2022) mengatakan bahwa dirinya berencana untuk membangun kekuatan nuklir 'paling kuat di dunia'.

"Tujuan akhir di balik program nuklir Korea Utara adalah untuk memiliki kekuatan absolut, yang belum pernah terjadi sebelumnya di abad ini," kata Kim, menyebut hal itu sebagai bagian dari perintah saat dirinya mempromosikan puluhan pejabat militer.

Dikutip dari CNN, perintah itu muncul setelah apa yang dikatakan Korea Utara sebagai uji coba penembakan jenis baru rudal balistik antarbenua (ICBM) pada 18 November 2022.

Baca juga: Kirim Surat ke Kim Jong Un, China Ajak Korea Utara Untuk Jalin Kerja Sama

Menurut kantor berita KCNA, rudal itu adalah Hwaseong-17, sebuah roket besar yang secara teoritis mampu mengirimkan hulu ledak nuklir ke daratan Amerika Serikat.

Di sisi lain, Kim memuji para pejabatnya yang berhasil mengembangkan rudal baru tersebut.

Dia menyebut rudal itu sebagai senjata strategis terkuat di dunia. Selain itu, Kim juga mengatakan bahwa rudal itu telah mewakili lompatan yang luar biasa dalam pengembangan teknologi pemasangan hulu ledak nuklir pada rudal balistik.

Adapun dengan pengembangan ICBM baru, Kim Jong Un kembali menegaskan bahwa Korea Utara memiliki teknologi yang tidak kalah hebatnya dengan negara Barat.

Dalam sebuah surat yang dikirim kepada Kim baru-baru ini, para ilmuwan dari Akademi Ilmu Pertahanan Korea Utara mengatakan uji coba rudal itu juga menandai kemenangan bersejarah yang besar bagi negara itu dan menunjukkan kedaulatan Korea Utara.

Baca juga: Anggota Dewan Keamanan PBB Kecam Peluncuran Rudal Korea Utara

Menariknya, saat itu Kim menghadiri peluncuran rudal tersebut bersama seorang anak yang diyakini sebagai putrinya, yakni Ju Ae.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved