Konflik Rusia Vs Ukraina

Latvia Tangguhkan Lisensi Stasiun Televisi Rusia Terkait Ancaman Keamanan

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh Latvia menunjukkan negara itu tidak lebih bebas dari Rusia.

Twitter
Saluran TV Rain atau lebih dikenal dengan Dozhd dalam bahasa Rusia. Regulator Penyiaran Latvia pada Selasa (6/12/2022) telah membatalkan lisensi stasiun televisi independen Rusia yaitu TV Rain setelah perusahaan tersebut dicap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, VILNIUS – Regulator Penyiaran Latvia pada Selasa (6/12/2022) telah membatalkan lisensi stasiun televisi independen Rusia yaitu TV Rain setelah perusahaan tersebut dicap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.

Dikutip dari Reuters, TV Rain, atau Dozhd, yang berhaluan liberal, telah beralih ke penyiaran dari Latvia dan negara-negara lain pada Juli, setelah dipaksa menutup studionya di Moskow menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Adapun, stasiun televisi tersebut juga dijatuhi denda sebesar 10.000 euro oleh regulator penyiaran Latvia usai menampilkan peta Rusia yang mencakup Krimea yang diduduki dan karena menyebut pasukan Rusia di Ukraina sebagai 'tentara kami'.

Baca juga: Mantan Perwira CIA : Ukraina Terus Coba Seret AS ke Perang Langsung Lawan Rusia

Ketua regulator penyiaran Latvia, Ivars Abolins, mengatakan bahwa kontraintelijen dan dinas keamanan internal Latvia telah memberi tahu kantornya bahwa stasiun tersebut merupakan ancaman bagi keamanan negara anggota Uni Eropa.

"Setiap orang harus mengikuti hukum Latvia dan menghormatinya," katanya, seraya menambahkan bahwa siaran akan dihentikan pada Kamis (8/12/2022).

Secara terpisah, TV Rain mengatakan bahwa programnya masih bisa dilihat di YouTube.

"Kami terus bekerja dan kami menganggap semua tuduhan terhadap kami tidak adil dan tidak masuk akal," kata stasiun itu di Twitter.

Permintaan Maaf

Larangan TV Rain di Latvia datang sembilan bulan setelah Rusia mengumumkan bahwa mereka memblokir keluaran stasiun tersebut, menuduhnya menyebarkan informasi palsu yang disengaja tentang tindakan personel militer Rusia di Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-286: 4 Orang Tewas dalam Serangan Rusia

Sementara itu, Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh Latvia menunjukkan negara itu tidak lebih bebas dari Rusia.

"Beberapa selalu berpikir bahwa di tempat lain lebih baik daripada di rumah. Dan beberapa selalu berpikir bahwa kebebasan ada di tempat lain dan tidak ada kebebasan di rumah. Ini adalah salah satu contoh paling jelas yang menunjukkan kekeliruan ilusi semacam itu," katanya.

TV Rain kemudian meminta maaf kepada pemirsanya dan memecat seorang pembawa acara pada Jumat (2/12/2022) setelah Dinas Keamanan Negara Latvia meluncurkan penyelidikan atas komentar yang dia buat saat disiarkan. 

Pembawa acara mengatakan dia berharap upaya stasiun itu akan membantu menyediakan peralatan dan fasilitas dasar bagi tentara Rusia.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved