Minggu, 31 Mei 2026

China Siap Manfaatkan Kunjungan Macron untuk Tingkatkan Stabilitas Global

China siap menggunakan kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang akan datang ke negara itu untuk mempromosikan kemitraan strategis

Tayang:
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Wahyu Aji
JOHN THYS / AFP
Presiden Prancis Emmanuel Macron memberi isyarat saat tiba untuk ambil bagian dalam KTT Dewan Eropa di Brussel, pada 15 Desember 2022. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - China siap menggunakan kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang akan datang ke negara itu untuk mempromosikan kemitraan strategis antara kedua negara serta berkontribusi dalam memperkuat perdamaian dan stabilitas global.

Pernyataan ini disampaikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada Senin waktu setempat.

"(China siap) menggunakan kunjungan ini sebagai kesempatan untuk memfasilitasi hasil baru dari kemitraan strategis komprehensif jangka panjang yang erat antara China dan Prancis, untuk memainkan peran positif dalam perkembangan hubungan yang sehat antara China dan Uni Eropa (UE), serta berkontribusi memperkuat perdamaian, stabilitas dan pembangunan di dunia," kata Mao dalam konferensi pers.

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (3/4/2023), Xi akan mengadakan pembicaraan dengan Macron, kedua pemimpin akan membahas perkembangan masa depan hubungan kedua negara.

Begitu pula terkait kerja sama di berbagai bidang antara China dan Prancis, serta antara China dan UE, kemudian dua negara ini akan bertukar pandangan tentang isu-isu internasional dan regional yang relevan.

China dan Prancis adalah anggota tetap Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan kekuatan global.

Dalam beberapa tahun terakhir, di bawah kepemimpinan strategis Presiden Xi Jinping dan Presiden Macron, hubungan kedua negara mempertahankan perkembangan yang stabil.

Interaksi strategis antara kedua negara berlangsung produktif, bahkan kerja sama praktis membuahkan hasil.

"Dalam urusan internasional dan regional, kedua negara memelihara kontak dan koordinasi. Sebagai bagian dari perjalanannya ke China, Macron juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Dewan Negara China Li Qiang, dan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Zhao Leji," tegas Mao.

Baca juga: China Rayu Jepang Agar Tak Bergabung dengan Sanksi Teknologi AS

Ia menambahkan bahwa selain ke Beijing, Macron juga akan mengunjungi Guangzhou di provinsi Guangdong, China selatan.

Sebelumnya pada hari itu, China mengkonfirmasi bahwa Macron akan melakukan kunjungan resmi ke China pada 5 hingga 7 April mendatang, atas undangan mitranya dari China, Xi Jinping.

Macron mengatakan bahwa ia telah mengundang Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen untuk menemaninya selama perjalanan tersebut.

SUMBER

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved