Kesal dengan Dubes AS yang Temui Rivalnya, Erdogan: Pintu Kami Tertutup Untuknya
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pintunya tertutup bagi Duta Besar AS untuk Turki Jeffry Flake yang telah bertemu dengan rivalnya
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pintunya tertutup bagi Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Turki Jeffry Flake yang telah bertemu dengan rivalnya, yakni kandidat Presiden dari oposisi Kemal Kilicdaroglu.
"Duta Besar (Presiden AS) Joe Biden mengunjungi Kemal. Saya malu, pikirkan dengan kepala anda. Anda seorang duta besar, teman bicara Anda di sini adalah (saya sebagai) Presiden. Bagaimana anda akan berdiri setelah itu dan meminta pertemuan dengan Presiden? Pintu kami tertutup untuknya, ia tidak boleh lagi masuk. Mengapa? Karena ia perlu tahu tempatnya," kata Erdogan pada hari Minggu lalu.
Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (4/4/2023), pemilihan Presiden dan parlemen Turki dijadwalkan akan diadakan pada 14 Mei mendatang.
Kilicdaroglu, yang diajukan oleh aliansi enam partai oposisi dianggap sebagai lawan utama Erdogan.
Daftar calon Presiden juga termasuk di antaranya Muharrem Ince dari Partai Tanah Air dan Sinan Ogan, didukung oleh Aliansi ATA.
Pusat penelitian opini publik MetroPOLL melakukan survei terhadap partisipasi 2.046 orang di 28 provinsi Turki pada periode 13 Januari hingga 14 Maret lalu.
Survei tersebut menunjukkan bahwa 44,6 persen responden akan memilih Kilicdaroglu, sementara Presiden petahana Erdogan akan menerima 42 persen suara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-turki-dan-pemimpin-partai-keadilan-dan-pembangunan-partai-ak-recep-tayyip-erdogan.jpg)