Populer Internasional: NATO Latihan Militer Besar-besaran di Jerman - Penikaman Massal di Prancis
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya latihan militer besar-besaran NATO di Jerman hingga kasus penikaman massal di Prancis.
TRIBUNNEWS.COM - Rangkuman berita populer Tribunnews di kanal Internasional dapat disimak di sini.
Jerman akan menggelar latihan militer besar-besaran untuk NATO, sebagai ajang pamer kekuatan kepada Rusia.
Sementara itu di Prancis, penikaman massal terjadi di kota Annecy, menargetkan anak-anak yang sedang bermain di taman.
Soal kecelakaan kereta api di India, seorang pria ditemukan masih hidup di antara tumpukan mayat korban.
Selengkapnya, berikut kumpulan berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.
1. Pamer Kekuatan pada Rusia, NATO akan Latihan Militer Besar-besaran di Jerman
Baca juga: Zelensky Kunjungi Wilayah Banjir akibat Bendungan Jebol, 3 Orang Tewas, Rusia Terus Lakukan Serangan
Jerman menjadi tuan rumah latihan udara terbesar aliansi NATO pada 12-23 Juni 2023.
NATO akan menghadirkan 250 pesawat dari 25 negara anggotanya selama latihan itu.
Latihan NATO ini untuk mensimulasikan respons NATO jika ada serangan di salah satu negara anggotanya.
"Jerman sedang bersiap menjadi tuan rumah latihan pengerahan udara terbesar dalam sejarah NATO, sebuah unjuk kekuatan yang dimaksudkan untuk mengesankan sekutu dan musuh potensial seperti Rusia," kata pejabat Jerman dan Amerika pada Rabu (7/6/2023).
NATO menamai latihan ini sebagai Latihan Air Defender 23.
Amerika Serikat (AS) mengirimkan 2.000 personel Garda Nasional Udara AS dan sekitar 100 pesawat untuk ambil bagian dalam manuver pelatihan ini, dikutip dari Euro News.
NATO Ingin Pamer Kekuatan pada Rusia
Duta Besar AS untuk Jerman, Amy Gutmannshe mengatakan latihan ini untuk memberi peringatan pada Rusia.
"Ini akan menunjukkan tanpa diragukan lagi ketangkasan dan kecepatan pasukan sekutu kami di NATO sebagai penanggap pertama," kata Amy Gutmannshe, Duta Besar AS untuk Jerman.
2. Komedian Singapura Hina Malaysia dan Tragedi MH370 saat Tampil Stand Up Comedy
Seorang komedian Singapura, Jocelyn Chia, mendapat kecaman dari warga Malaysia setelah ia menghina tragedi hilangnya pesawat Malaysia, MH370, saat tampil di stand up comedy di Amerika Serikat.
Ia memulai stand up comedy-nya dengan mengolok-olok Malaysia sebagai negara berkembang yang tertinggal jauh dari Singapura.
Jocelyn Chia menyebut Singapura jauh lebih maju dari Malaysia setelah 'dibuang' oleh Malaysia pada 1965.
“Negaraku, Singapura, setelah kami merdeka dari Inggris, kami adalah negara kecil yang sedang berjuang," katanya, Rabu (7/6/2023).
"Untuk bertahan hidup, kami membentuk serikat pekerja dengan negara yang lebih besar dan lebih kuat, Malaysia," lanjutnya, dikutip dari The Star.
Ia menceritakan perjalanan Perdana Menteri Singapura yang menjabat saat itu, ketika pesimis dengan masa depan negaranya setelah 'dibuang' oleh Malaysia.
"Ketika perdana menteri saya pergi ke TV untuk mengumumkan bahwa kalian telah mencampakkan kami, dia menangis karena dia pikir kami tidak akan bertahan tanpamu," katanya.
3. Penikaman Massal di Prancis, Sekelompok Anak Usia 3 Tahun Ditusuk saat Sedang Bermain di Taman
Empat anak-anak berusia tiga tahun dan setidaknya satu orang dewasa terluka dalam penikaman massal di taman bermain di Pegunungan Alpen Prancis.
Dilansir Mirror, seorang pria bersenjatakan pisau menyerang sekelompok anak itu pada Kamis (8/6/2023) pukul 09.45 waktu setempat di sebuah taman dekat danau di kota Annecy.
Penyerang juga terluka dan ditangkap di tempat kejadian setelah pasukan keamanan datang.
Seorang saksi menyebut, tersangka berbicara dalam bahasa Inggris sebelum aksi penusukan itu.
Dua dari anak-anak dan korban dewasa semuanya dalam kondisi kritis, sementara belasan orang dirawat karena shock di tempat kejadian.
Laporan AFP menyebut, ada 6 anak yang terluka.
Seorang wanita mengatakan kepada stasiun radio lokal bahwa tersangka melompati pagar taman dan tiba-tiba menikam secara acak.
Seorang saksi mata, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan:
"Pria itu berteriak dalam bahasa Inggris, dan menyebabkan kepanikan saat dia mulai menyerang anak-anak kecil."
4. Disangka Tewas, Pria Ini Ditemukan Masih Hidup di Bawah Tumpukan Mayat Kecelakaan Kereta di India
Pria India bernama Biswajit ditemukan masih hidup di bawah tumpukan mayat korban kecelakaan kereta di negara bagian Odisha, India.
Awalnya, ayah Biswait, Helaram Mallik melakukan perjalanan sejauh 230 kilometer dari Balasore ke lokasi penampungan mayat korban kecelakaan kereta itu.
Ia ingin melihat putranya yang menjadi satu dari ratusan korban.
Helaram Mallik menemukan putranya berada di bawah tumpukan mayat di dalam kamar mayat sementara di SMA Bahanaga, Odisha.
Rupanya, Biswait secara keliru ditempatkan bersama mayat korban kecelakaan kereta.
Helaram Mallik kemudian mengeluarkan putranya dan membawanya ke Rumah Sakit Balasore sebelum dibawa ke Rumah Sakit SSKM Kolkata.
Biswajit menderita beberapa luka di anggota tubuhnya dan menjalani dua operasi di unit perawatan trauma Rumah Sakit SSKM Kolkata.
Setelah menemukan putranya, Helaram Mallik menceritakan kejadian ini kepada media lokal, ANI.
"Putra saya naik Coromandel Express dan sedang melakukan perjalanan ke Chennai dari Santragachi untuk bekerja," katanya.
(Tribunnews.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/populer-internassional-di-antaranya-latihan-mfiliter-be.jpg)