Senin, 1 Juni 2026

Trending

Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-499: AS Siap Pasok Munisi Tandan ke Ukraina

2 pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden akan mengumumkan paket bantuan senjata baru ke Ukraina, Kamis (6/7/2023)

Tayang:
Editor: Arif Fajar Nasucha
YURIY DYACHYSHYN / AFP
Tim penyelamat bekerja di gedung apartemen yang sebagian hancur akibat serangan rudal di kota Lviv, Ukraina barat, pada 6 Juli 2023, di tengah invasi militer Rusia di Ukraina. Sebuah rudal yang menghantam sebuah blok apartemen di Lviv Ukraina menewaskan empat orang pada 6 Juli, yang menurut walikotanya adalah serangan terbesar terhadap infrastruktur sipil di kota itu sejak dimulainya invasi Rusia. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah laporan mengungkapkan bahwa Amerika Serikat (AS) mengaku siap memasok munisi tandan ke Ukraina.

Dua pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden mengumumkan paket bantuan senjata baru ke Ukraina pada Kamis (6/7/2023).

Munisi tandan termasuk di antara paket tersebut.

Selengkapnya, simak rangkuman update perang Rusia vs Ukraina hari ke-499 berikut yang dikutip dari The Guardian.

Rudal Rusia hantam bangunan perumahan di Lviv

Setidaknya 10 orang tewas setelah rudal Rusia menghantam sebuah bangunan perumahan di kota Lviv, Ukraina barat.

Lokasi tersebut sebenarnya jauh dari garis depan perang.

Korban yang termuda berusia 21 tahun, sementara yang tertua adalah seorang wanita berusia 95 tahun, menurut gubernur provinsi Lviv Maksym Kozytskyi.

Wali Kota Lviv, Andriy Sadovyi, menyebut serangan itu sebagai yang terbesar sejauh ini dalam perang di wilayah sipil Lviv.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-498: 4 Orang Tewas dan 34 Terluka dalam Serangan Rudal di Lviv

Tim penyelamat bekerja di sebuah gedung apartemen yang sebagian hancur akibat serangan rudal di kota Lviv, Ukraina barat, pada 6 Juli 2023, di tengah invasi militer Rusia di Ukraina. Sebuah rudal yang menghantam sebuah blok apartemen di Lviv Ukraina menewaskan empat orang pada 6 Juli, yang menurut walikotanya adalah serangan terbesar terhadap infrastruktur sipil di kota itu sejak dimulainya invasi Rusia.
Tim penyelamat bekerja di sebuah gedung apartemen yang sebagian hancur akibat serangan rudal di kota Lviv, Ukraina barat, pada 6 Juli 2023, di tengah invasi militer Rusia di Ukraina. Sebuah rudal yang menghantam sebuah blok apartemen di Lviv Ukraina menewaskan empat orang pada 6 Juli, yang menurut walikotanya adalah serangan terbesar terhadap infrastruktur sipil di kota itu sejak dimulainya invasi Rusia. (YURIY DYACHYSHYN / AFP)

AS siap pasok munisi tandan

Sebuah laporan mengungkapkan bahwa Amerika Serikat (AS) mengaku siap memasok munisi tandan ke Ukraina.

Dua pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden akan mengumumkan paket bantuan senjata baru ke Ukraina pada Kamis (6/7/2023).

Munisi tandan termasuk di antara paket tersebut.

Human Right Watch desak AS tidak memasok munisi tandan ke Ukraina

Human Rights Watch (HRW) mendesak AS untuk tidak memasok munisi tandan ke Ukraina, dan meminta Moskow dan Kyiv untuk berhenti menggunakan senjata kontroversial tersebut.

Mentransfer bom cluster ke Ukraina pasti akan menyebabkan penderitaan jangka panjang bagi warga sipil, kata kelompok itu .

Zelensky kunjungi Turki

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan mengunjungi Turki pada hari Jumat untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengenai kesepakatan biji-bijian Laut Hitam dan perkembangan perang di Ukraina.

Zelenskiy mengunjungi Republik Ceko dan Bulgaria hari ini.

Ancaman serangan Rusia di PLTN Zaporizhzhia

Kepala mata-mata militer Ukraina mengatakan bahwa ancaman serangan Rusia terhadap pabrik nuklir Zaporizhzhia yang luas sedang surut.

Kepala intelijen, Kyrylo Budanov, memperingatkan bahwa itu dapat dengan mudah kembali selama fasilitas itu tetap berada di bawah pendudukan pasukan Moskow.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-495: Spanyol akan Kirim Bantuan ke Ukraina

Yevgeny Prigozhin ada di Rusia

"Kepala tentara bayaran Rusia Yevgeny Prigozhin telah kembali ke Rusia," kata presiden Belarusia Alexander Lukashenko, meskipun ada kesepakatan damai dengan Kremlin di mana Prigozhin setuju untuk pindah ke Belarusia.

“Adapun Prigozhin, dia ada di St Petersburg. Dia tidak berada di wilayah Belarusia,” kata Alexander Lukashenko.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved