Selasa, 19 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Jet Tempur Su-30 Rusia vs Drone Reaper MQ-9 Amerika Bertemu di Laut Hitam

Rusia mengerahkan jet tempur Su-30 untuk mencegah pelanggaran perbatasan negara oleh drone militer Reaper MQ-9 Amerika Serikat di atas Laut Hitam

Tayang:
AFP/-
Video handout yang diambil dan dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada 16 Februari 2022, menunjukkan jet tempur Su-30SM selama latihan gabungan angkatan bersenjata Rusia dan Belarusia sebagai bagian dari inspeksi Pasukan Respons Negara Serikat, di sebuah jarak tembak di dekat Brest. (Photo by Russian Defence Ministry / AFP) 

Jet Tempur Su-30 Rusia Vs Drone Reaper MQ-9 Amerika Bentrok di Laut Hitam

TRIBUNNEWS.COM - Militer Rusia menyebut, pihaknya mengerahkan jet tempur Su-30 untuk mencegah pelanggaran perbatasan negara Rusia oleh drone militer Reaper MQ-9 Amerika Serikat di atas Laut Hitam.

Pertemuan dua unit militer canggih milik Rusia dan Amerika Serikat pada Sabtu (5/8/2023) itu, diklaim tidak berujung pertarungan udara. 

“Saat pesawat tempur Rusia mendekat, pesawat pengintai asing melakukan putaran balik dari perbatasan,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca juga: Ukraina Mulai Pakai Rudal Storm Shadow Serang Fasilitas Rusia, Jembatan Krimea-Kherson Jebol

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan drone itu milik Angkatan Udara AS.

“Pesawat Rusia kembali dengan selamat ke pangkalan udara, tidak ada pelanggaran perbatasan,” tambahnya.

Insiden yang melibatkan pesawat Rusia dan Barat telah berulang kali terjadi di Laut Hitam dan Laut Baltik dalam beberapa bulan terakhir, saat Moskow melancarkan serangannya di Ukraina.

Ilustrasi Su-30. Sebuah jet tempur Su-30 Rusia tampil selama pertunjukan aerobatik di Bandara Teratai Zhangjiajie dekat Taman Nasional Zhangjiajie Tianmenshan, di provinsi tengah China, Hunan, 18 Maret 2006.
Ilustrasi Su-30. Sebuah jet tempur Su-30 Rusia tampil selama pertunjukan aerobatik di Bandara Teratai Zhangjiajie dekat Taman Nasional Zhangjiajie Tianmenshan, di provinsi tengah China, Hunan, 18 Maret 2006. (LIU JIN / AFP)

Sebelumnya, ketegangan meningkat antara Moskow dan Washington ketika drone Reaper AS lainnya jatuh setelah bertabrakan dengan jet tempur Rusia di atas Laut Hitam pada pertengahan Maret.

Moskow mengatakan pada bulan Mei pihaknya telah mencegat empat pembom strategis AS di atas Laut Baltik dalam dua insiden terpisah dalam waktu satu minggu.

Rusia juga mengatakan telah mencegat pesawat Prancis, Jerman, Polandia, dan Inggris.

Profil Jet Tempur Su-30

Pesawat jet Sukhoi Su-30SM Flanker-C
Pesawat jet Sukhoi Su-30SM Flanker-C (Vitaliy Timkiv/Sputnik)

Jet tempur Sukhoi Su-30 (kode NATO: Flanker-C) adalah pesawat tempur yang dikembangkan perusahaan pembuat pesawat tempur militer Rusia, Sukhoi pada tahun 1996.

Mengutip situs remi tni-au.mil.id, pesawat jet ini adalah pesawat tempur multifungsi, yang efektif dipakai dalam serangan darat.

Pesawat ini setara dengan kekuatan yang dimiliki jet tempur F/A-18E/F Super Hornet dan F-15E Strike Eagle dari Amerika Serikat.

Jet dengan panjang 21,935 meter dan berat kotor 24.900 kilogram ini digunakan militer Rusia mampu mengendalikan drone di udara untuk serangan darat.

Memiliki tingginya 6,36 meter dan menampung 2 orang kru di dalamnya, Sukhoi Su-30 mampu melaju dengan kecepatan maksimum 2.120 kilometer per jam dan mampu menjelajah jangkauan 3.000 kilometer.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved