Konflik Rusia Vs Ukraina
Jet Tempur Su-30 Rusia vs Drone Reaper MQ-9 Amerika Bertemu di Laut Hitam
Rusia mengerahkan jet tempur Su-30 untuk mencegah pelanggaran perbatasan negara oleh drone militer Reaper MQ-9 Amerika Serikat di atas Laut Hitam
Jet Tempur Su-30 Rusia Vs Drone Reaper MQ-9 Amerika Bentrok di Laut Hitam
TRIBUNNEWS.COM - Militer Rusia menyebut, pihaknya mengerahkan jet tempur Su-30 untuk mencegah pelanggaran perbatasan negara Rusia oleh drone militer Reaper MQ-9 Amerika Serikat di atas Laut Hitam.
Pertemuan dua unit militer canggih milik Rusia dan Amerika Serikat pada Sabtu (5/8/2023) itu, diklaim tidak berujung pertarungan udara.
“Saat pesawat tempur Rusia mendekat, pesawat pengintai asing melakukan putaran balik dari perbatasan,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Baca juga: Ukraina Mulai Pakai Rudal Storm Shadow Serang Fasilitas Rusia, Jembatan Krimea-Kherson Jebol
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan drone itu milik Angkatan Udara AS.
“Pesawat Rusia kembali dengan selamat ke pangkalan udara, tidak ada pelanggaran perbatasan,” tambahnya.
Insiden yang melibatkan pesawat Rusia dan Barat telah berulang kali terjadi di Laut Hitam dan Laut Baltik dalam beberapa bulan terakhir, saat Moskow melancarkan serangannya di Ukraina.
Sebelumnya, ketegangan meningkat antara Moskow dan Washington ketika drone Reaper AS lainnya jatuh setelah bertabrakan dengan jet tempur Rusia di atas Laut Hitam pada pertengahan Maret.
Moskow mengatakan pada bulan Mei pihaknya telah mencegat empat pembom strategis AS di atas Laut Baltik dalam dua insiden terpisah dalam waktu satu minggu.
Rusia juga mengatakan telah mencegat pesawat Prancis, Jerman, Polandia, dan Inggris.
Profil Jet Tempur Su-30
Jet tempur Sukhoi Su-30 (kode NATO: Flanker-C) adalah pesawat tempur yang dikembangkan perusahaan pembuat pesawat tempur militer Rusia, Sukhoi pada tahun 1996.
Mengutip situs remi tni-au.mil.id, pesawat jet ini adalah pesawat tempur multifungsi, yang efektif dipakai dalam serangan darat.
Pesawat ini setara dengan kekuatan yang dimiliki jet tempur F/A-18E/F Super Hornet dan F-15E Strike Eagle dari Amerika Serikat.
Jet dengan panjang 21,935 meter dan berat kotor 24.900 kilogram ini digunakan militer Rusia mampu mengendalikan drone di udara untuk serangan darat.
Memiliki tingginya 6,36 meter dan menampung 2 orang kru di dalamnya, Sukhoi Su-30 mampu melaju dengan kecepatan maksimum 2.120 kilometer per jam dan mampu menjelajah jangkauan 3.000 kilometer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rusia-dan-belarusia-latihan-militer-bersama_20220218_140139.jpg)