Kebakaran dan Ledakan Pabrik Bola Golf di Taiwan Menewaskan Setidaknya 5 Orang dan Ratusan Terluka
Video kamera pengintai yang diperoleh Taiwan News menunjukkan saat ledakan terlihat bola api yang kuat memancar dari belakang sebuah bangunan
TRIBUNNEWS.COM, TAIWAN - Tim penyelamat menyisir puing-puing pabrik bola golf di Taiwan yang terbakar, Jumat (22/9/2023) pukul 17.30 waktu setempat untuk mencari korban yang hilang.
Api yang membakar pabrik Launch Technologies Co di Pingtung Science Park bisa dipadamkan, Sabtu sore sekitar 22 jam setelah ledakan awal terjadi di kawasan industri yang terletak di Taiwan selatan, sekitar 225 mil selatan Taipei.
Kebakaran lalu ledakan di pabrik bola golf setidaknya telah menewaskan lima orang dan melukai lebih dari 100 orang dan 5 orang masih hilang.
Pada Sabtu (23/9/2023) pagi, pemerintah Pingtung mengonfirmasi tiga petugas pemadam kebakaran tewas, dua karyawan pabrik tewas, 5 orang masih hilang yakni 4 pekerja dan 1 petugas pemadam kebakaran dan 102 orang luka-luka, 100 di antaranya dirawat di rumah sakit.
Saat terjadi kebakaran, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan mulai menyemprotkan air ke api namun terjadi ledakan.
Baca juga: TRIPA Gelar Turnamen Golf: Ada 16 Kategori Juara, Diikuti 165 Peserta
Sembilan belas orang yang terluka adalah warga negara Vietnam yang bekerja di pabrik bola golf, menurut kantor ekonomi dan kebudayaan Hanoi di Taiwan.
"Tiga dari mereka terluka parah namun nyawa mereka tidak dalam bahaya," kata para pejabat.
Video kamera pengintai yang diperoleh Taiwan News menunjukkan momen ledakan, memperlihatkan bola api yang kuat memancar dari belakang sebuah bangunan di latar depan.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, Jumat malam memerintahkan tim penyelamat dan petugas pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Menteri Dalam Negeri Lin Yu-chang juga tiba di lokasi kejadian untuk mengawasi upaya bantuan.
Presiden mengatakan dirinya sedih mengetahui kematian tragis petugas pemadam kebakaran.
"Tidak ada zat beracun yang terdeteksi di udara sekitar lokasi ledakan," kata Presiden.
Jaksa, Sabtu mengumumkan telah membuka penyelidikan mengenai penyebab ledakan tersebut, sementara Kementerian Tenaga Kerja Taiwan mengatakan telah memulai penyelidikan keselamatan kerja di Launch Technologies.
Launch Technologies mengklaim menguasai 20 persen pangsa pasar bola golf dunia dan dilaporkan mempekerjakan sekitar 680 orang di Taiwan.
Pihak perusahaan belum mengeluarkan pernyataan mengenai bencana tersebut hingga Sabtu malam waktu setempat. (UPI/taiwannews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bakar-golf.jpg)