Rabu, 29 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Sekjen NATO Temui Zelensky, Ukraina Minta Bantuan Hadapi Serangan Musim Dingin Rusia

Sekjen NATO Jens Stoltenberg menemui Presiden Zelensky di Kyiv. Ukraina minta tambahan bantuan menjelang serangan musim dingin Rusia.

Tayang:
Sergei SUPINSKY / AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kanan) dan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg (kiri) pergi setelah konferensi pers setelah pembicaraan di Kyiv pada 28 September 2023. 

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, mengunjungi Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, di Kyiv.

Ia memuji Ukraina yang mulai mendapatkan kekuatan melawan Rusia.

"Kyiv secara bertahap mendapatkan kekuatan dalam serangan balasan mereka terhadap Rusia," kata Jens Stoltenberg pada konferensi pers bersama dengan Zelensky pada Kamis (28/9/2023).

Sekjen NATO itu mengatakan hubungan Ukraina saat ini semakin dekat dengan NATO.

“Ukraina sekarang lebih dekat dengan NATO dibandingkan sebelumnya,” lanjutnya, dikutip dari Kyiv Post.

Kunjungan mendadak ini terjadi menjelang Forum Industri Pertahanan pertama di Kyiv.

Rencananya, para pejabat Ukraina akan bertemu dengan perwakilan lebih dari 165 perusahaan dan 26 negara dalam forum itu.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-583: Pengungsi Ukraina Bisa Tinggal di UE sampai Maret 2025

Dalam pertemuannya dengan Jens Stoltenberg, Zelensky mendesak NATO untuk mendukung sistem pertahanan udara Ukraina.

“Sekretaris Jenderal setuju untuk melakukan upaya membantu dan mendukung kami dalam masalah ini, untuk memobilisasi negara-negara aliansi,” kata Zelensky.

Menjelang musim dingin selanjutnya, Zelensky mengkhawatirkan serangan Rusia terhadap fasilitas energi di Ukraina.

"Kita harus melewati musim dingin ini bersama-sama untuk melindungi infrastruktur energi dan kehidupan masyarakat," kata Zelensky pada Jens Stoltenberg, dikutip dari France24.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ukraina, Rustem Umerov, juga baru saja bertemu dengan Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps.

Rustem Umerov mengatakan Ukraina siap menghadapi musim dingin selanjutnya.

Sekjen NATO: Ukraina Mulai Meraih Kemajuan

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memberi isyarat saat dia berbicara selama konferensi pers dengan Presiden Ukraina setelah pembicaraan di Kyiv pada 28 September 2023.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memberi isyarat saat dia berbicara selama konferensi pers dengan Presiden Ukraina setelah pembicaraan di Kyiv pada 28 September 2023. (Sergei SUPINSKY / AFP)

Baca juga: Ukraina Klaim Jatuhkan 30 Lebih Drone dalam Serangan Besar Rusia

Sekjen NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan Ukraina mulai meraih kemajuan di medan perang meski menghadapi pertempuran sengit melawan Rusia.

"Setiap meter yang diperoleh kembali oleh pasukan Ukraina adalah satu meter yang hilang dari Rusia. Moskow berjuang demi khayalan imperialis," kata Jens Stoltenberg dalam konferensi pers bersama Zelensky di Kyiv, Kamis (28/9/2023).

Beberapa negara Barat khawatir dengan strategi militer Ukraina karena lambannya kemajuan yang diperoleh.

Namun, Jens Stoltenberg kembali berjanji, NATO tidak tergoyahkan dalam mendukung Ukraina.

"NATO akan mendukung Ukraina selama diperlukan," kata Zelensky, dikutip dari The Moscow Times.

Presiden Ukraina itu mengatakan hanya masalah waktu sebelum Ukraina bergabung dengan NATO.

Jens Stoltenberg mengunjungi Kyiv bersama Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps dan Menteri Pertahanan Prancis, Sébastien Lecornu untuk membahas bantuan militer tambahan untuk Ukraina.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Rusia dan Ukraina

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved