Kapal Curah Singapura Tabrakan dengan Kapal Jepang di Perairan China, 9 Ton Bahan Bakar Tumpah
Kapal curah Singapura Yangze 22 bertabrakan dengan kapal curah Jepang Vega Dream di perairan Changjiang, China.
TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA – Sebuah kapal berbendera Singapura bertabrakan dengan kapal berbendera Jepang di perairan Tiongkok pada 30 Desember.
Kapal curah Singapura Yangze 22 bertabrakan dengan kapal curah Jepang Vega Dream di Sungai Changjiang, China, sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura (MPA) pada Selasa, 31 Desember. menyatakan tidak ada laporan cedera pada awak di kedua kapal.
MV Yangze 22 melaporkan kerusakan pada lambung kapal, dan 9 ton bahan bakar minyak tumpah akibat tabrakan tersebut.
Saat ini kapal tersebut ditempatkan di Hengsha East Anchorage untuk penilaian kerusakan, kata otoritas pelabuhan Singapura.
Perwakilan manajemen Mitsui O.S.K. Saluran tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
Administrasi Keselamatan Maritim Shanghai (MSA) telah melakukan pembersihan tumpahan bahan bakar minyak bersama dengan beberapa kapal pendukung yang dikerahkan oleh perusahaan Yangze 22, kata MPA dalam sebuah pernyataan.
“MPA diberitahu oleh MSA Shanghai bahwa situasinya terkendali,” kata MPA.
Ya, saya juga ingin menerima SPH Media Limited dari SPH Media Group, perusahaan terkait dan afiliasinya serta agen dan penyedia layanan resminya. pemasaran dan promosi.
“MPA berhubungan dengan perusahaan pengelola kapal Yangze 22 dan Shanghai MSA untuk menawarkan bantuan yang diperlukan.”
Baca juga: Laut China Selatan Makin Memanas Pasca Tabrakan Kapal Penjaga Pantai Filipina dan Tiongkok
Kedua kapal tersebut dalam kondisi stabil, kata MPA, seraya menambahkan bahwa pihaknya akan menyelidiki insiden tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kapal-barang-Yangze-22.jpg)