Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri
Menteri Agama Ungkap Agenda Padat Prabowo di Arab Saudi: Tiga Kali Pertemuan dengan Pangeran MBS
kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi berlangsung sangat padat dan produktif.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi berlangsung sangat padat dan produktif.
Dalam satu hari, Presiden menggelar tiga pertemuan berturut-turut dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) di Istana Al-Salam, Jeddah, pada Rabu, (2/7/2025).
Hal itu disampaikan Menag usai mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan tersebut.
“Hari ini sangat padat ya Bapak Presiden, walaupun satu hari tapi sungguh-sungguh sangat padat. Pertama kita tadi dengan Presiden, tiga kali pertemuan di sana. Pertama terbuka, semua menterinya juga datang, pada umumnya lah ada menteri penting datang. Kemudian kita juga datang semua, kemudian dilanjutkan lagi di meeting terbatas di ruangan yang berbeda. Kemudian dilanjutkan lagi pada ruang makan tersendiri. Dan itu ketiga-tiganya punya topik masing-masing,"ujar Nasaruddin.
Pada pertemuan pertama, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah harapan terkait penguatan hubungan bilateral, termasuk kerja sama di bidang ekonomi. Presiden juga membahas perkembangan situasi di Timur Tengah serta isu penting terkait penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia.
"Jadi pertemuan pertama itu Bapak Presiden dulu memberikan harapan-harapannya, termasuk di situ adalah berbicara tentang masalah kerjasama bidang ekonomi, kerjasama dalam bilateral lah istilahnya. Kemudian berbicara juga sedikit tentang Timur Tengah, berbicara juga tentang haji," katanya.
Terkait haji, Nasaruddin mengungkapkan bahwa semua permintaan Presiden kepada Pemerintah Arab Saudi disambut baik dan dikabulkan.
Di antaranya adalah rencana pembangunan kampung haji Indonesia serta upaya peningkatan kenyamanan layanan haji secara keseluruhan.
“Kita dengarkan bersama bahwa semua permintaan-permintaan Bapak Presiden kita itu dipenuhi oleh Saudi Arabia, antara lain adalah mengenai perumahan haji, nanti kita akan bicarakan, akan datang secara detailnya.” katanya.
Dalam pertemuan juga disinggung soal tingginya angka kematian jemaah Indonesia, yang mencapai 14 persen, mengingat jumlah jemaah Indonesia merupakan yang terbesar di dunia.
“Kemudian juga sedikit disinggung bahwa konsekuensi jemaah haji Indonesia paling besar, konsekuensi jumlah kematiannya juga paling tinggi ya, sampai 14 persen. Tapi langsung disampaikan oleh Bapak Presiden dan Raja ketawa juga kan, bahwa memang banyak orang Indonesia itu pengin memilih meninggal di Saudi Arabia,” tambah Nasaruddin.
Selain itu turut dibahas juga adalah rencana penggunaan Bandara Taif sebagai alternatif pintu masuk jemaah haji Indonesia di masa depan, jika fasilitas perumahan haji jadi dibangun.
Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Umrah Bersama Prabowo, Doakan Indonesia Berkah Makmur Sejahtera
“Nanti Presiden juga akan memberikan penjelasan setelah semuanya tuntas,” pungkas Menteri Agama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/prabowo-di-saudi1.jpg)