Selasa, 9 Juni 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.313: Ukraina Godok Kesepakatan Senjata dengan AS

Zelensky mengungkap Kyiv tengah menggodok kesepakatan senjata dengan Amerika Serikat senilai sekitar 90 miliar dolar.

Tayang:
Facebook Zelensky
ZELENSKYY - Foto diunduh dari Facebook Zelensky, Sabtu (27/9/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam unggahan pada Jumat, 26 September 2025. Terbaru, belum lama ini terungkap kalau Kyiv tengah menggodok kesepakatan senjata dengan Amerika Serikat senilai sekitar 90 miliar dolar. 

Lavrov menilai Trump belum menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Rusia, meski sebelumnya sempat mengancam.

"Dalam pendekatan pemerintahan AS saat ini, kami melihat keinginan untuk menyelesaikan krisis Ukraina secara realistis," kata Lavrov.

Ia menambahkan ada pula niat untuk mengembangkan kerja sama pragmatis tanpa sikap ideologis.

PLTN Zaporizhzhia Padam 4 Hari

Pemadaman listrik di PLTN Zaporizhzhia yang diduduki Rusia telah berlangsung selama empat hari.

Ukraina menuduh Moskow sebagai penyebab pemadaman di pembangkit nuklir terbesar Eropa tersebut.

"Akibat tindakan Rusia, PLTN Zaporizhzhia padam selama empat hari," kata Menlu Ukraina Andriy Sybiga di X pada Sabtu (27/9/2025).

Ia mendesak semua negara menekan Moskow untuk menghentikan "perjudian nuklirnya".

Generator darurat digunakan untuk menyalakan sistem pendingin dan keselamatan.

Pemadaman terjadi setelah saluran listrik terakhir ke PLTN diputus dari sisi Rusia pada Selasa pukul 16.56.

Rusia Klaim Rebut 3 Desa Ukraina Timur

Rusia pada Sabtu (27/9/2025) mengklaim telah merebut tiga desa di Ukraina timur.

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut Moskow telah menguasai sekitar 0,8 persen wilayah Ukraina sejak awal tahun.

Desa Derylove dan Maiske di wilayah Donetsk berhasil direbut.

Baca juga: 4 Hal Penting dari Pertemuan Trump dengan Erdogan di Washington, Bahas Gaza, Ukraina, hingga Suriah

Sementara permukiman Stepove dikuasai di wilayah Dnipropetrovsk

Serangan Udara Rusia Tewaskan 1 di Kherson

Ukraina mengatakan serangan udara Rusia semalam menewaskan satu orang di wilayah tenggara Kherson.

Sebanyak 12 orang lainnya mengalami luka-luka.

Serangan itu juga merusak jalur kereta api di wilayah tetangga Odesa.

Rusia Akui Pompa Minyak Diserang Drone Ukraina

Rusia menyebut sebuah stasiun pompa minyak di republik Chuvashia berhenti beroperasi setelah serangan drone Ukraina.

Serangan itu terjadi jauh di belakang garis depan pertempuran.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved