Minggu, 18 Januari 2026

Amerika Versus Venezuela

Terungkap! Ini Alasan Trump Ngotot Kuasai Minyak Venezuela, Bukan Sekadar Bisnis Energi

Trump ngotot kuasai minyak Venezuela. Bukan cuma bisnis, AS bidik kendali pendapatan, tekan rival geopolitik, dan amankan pasokan energi strategis.

https://www.whitehouse.gov/
TRUMP DESAK NATO - Foto ini diambil dari https://www.whitehouse.gov/ pada Minggu (14/9/2025) menunjukkan Presiden Donald Trump menyampaikan pidato di KTT AI Gedung Putih di Auditorium Andrew W. Mellon di Washington, DC. Trump ngotot kuasai minyak Venezuela. Bukan cuma bisnis, AS bidik kendali pendapatan, tekan rival geopolitik, dan amankan pasokan energi strategis. 

Ringkasan Berita:
  • Trump membidik minyak Venezuela untuk mengendalikan pendapatan strategis, karena kontrol atas hasil penjualan minyak memberi AS leverage ekonomi besar.
  • Langkah ini juga bertujuan menekan pengaruh rival geopolitik AS, seperti China, Rusia, Iran, dan Kuba, yang selama ini menjadi mitra energi utama Venezuela.
  • Dari sisi energi, minyak Venezuela krusial bagi kilang AS, terutama di Pantai Teluk, sehingga akses kembali ke pasokan ini membantu menjaga efisiensi kilang dan keamanan energi nasional AS.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan kesepakatan besar dengan otoritas sementara Venezuela, Kamis (8/1/2026)

Dalam kesepakatan itu Trump membidik transfer antara 30 hingga 50 juta barel minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat.

Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social, hanya beberapa hari setelah AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dalam operasi militer yang mengejutkan dunia.

Trump menyebut minyak yang akan ditransfer sebagai “minyak yang dikenai sanksi” dan menegaskan bahwa Venezuela akan “menyerahkannya” kepada Amerika Serikat.

Nilai minyak tersebut diperkirakan mencapai sekitar 2,8 miliar dolar AS atau setara puluhan triliun rupiah, berdasarkan harga pasar saat ini. Jumlah itu setara dengan produksi minyak Venezuela selama satu hingga dua bulan.

Trump menggambarkan kesepakatan ini sebagai peluang ekonomi sekaligus langkah kemanusiaan.

Menurutnya, hasil penjualan minyak akan dijual dengan harga pasar dan pendapatannya dikendalikan langsung oleh pemerintah AS untuk memastikan dana tersebut digunakan bagi kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.

Namun, Trump tidak merinci mekanisme distribusi dana maupun batas waktu kesepakatan tersebut.

Alasan Trump Ngotot Kuasai Minyak Venezuela

1. Kontrol Pendapatan dan Pengaruh Ekonomi

Meski Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, menyatakan negaranya terbuka untuk membangun kembali hubungan energi dengan Amerika Serikat.

Baca juga: Trump Ingin Alirkan Kembali Minyak Venezuela demi Rakyat tapi Sanksi AS Justru Jadi Penghambat

Bahkan perusahaan minyak milik negara, PDVSA, telah melakukan negosiasi intensif dengan pihak AS terkait penjualan minyak mentah.

Namun ambisi Trump memicu spekulasi analis terkait alasan apa saya yang mendorongnya menguasai minyak Venezuela.

Mengutip dari Reuters, alasan Trump ingin mengendalikan pendapatan dari penjualan minyak Venezuela karena hal ini memberikan leverage ekonomi yang kuat bagi AS untuk memengaruhi perubahan politik di Caracas.

Dengan mengendalikan pendapatan dari penjualan minyak, AS dapat menentukan bagaimana dana tersebut digunakan, termasuk sekaligus memastikan pendapatan itu tidak jatuh ke pihak yang dituding korup atau yang dianggap bertentangan dengan kepentingan Washington.

Cara ini diyakini dapat memperkuat posisi Washington dalam upaya perubahan kebijakan dan stabilisasi di Caracas, sambil mendorong kepentingan strategis Amerika dalam jangka panjang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved