Rabu, 3 Juni 2026

PM Thailand Kaget Partai Bhumjaithai yang Dipimpinnya Menang Telak Pemilu

Anutin mengaku bahwa pihaknya hanya menargetkan Bhumjaithai meraih perolehan kursi 140 hingga 170 kursi di parlemen kali ini.

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Suci BangunDS
CH7HD NEWS
PEMILU THAILAND - Konferensi pers Perdana Menteri petahana Thailand, Anutin Charnvirakul bersama Partai Bhumjaithai pada Senin (9/2/2026), seperti yang dikutip dari kanal berita Channel 7. Anutin mengaku bahwa pihaknya hanya menargetkan Bhumjaithai meraih perolehan kursi 140 hingga 170 kursi di parlemen kali ini. 
Ringkasan Berita:
  • Partai Bhumjaithai pimpinan PM Thailand petahana Anutin Charnvirakul diprediksi menang telak dengan 194 kursi, meningkat drastis dibanding perolehan 71 kursi pada 2023.
  • Anutin mengaku terkejut dengan hasil tersebut mengingat target awal partainya di pemilu kali ini adalah 140-170 kursi
  • Sementara itu Partai Pheu Thai yang erat dengan dinasti Thaksin Shinawatra alami kekalahan drastis dengan meraup 74 kursi (turun dari 141 kursi), akibat skandal pelengseran Paetongtarn Shinawatra pada Agustus 2025

 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri petahana Thailand, Anutin Charnvirakul, mengakui dirinya terkejut atas besarnya dukungan kepada Partai Bhumjaithai yang dipimpinnya dalam pemilihan umum kali ini. 

Anutin pun menyebut, rasa patriotisme rakyat Thailand sebagai faktor utama yang mendorong kemenangan besar partainya pada Pemilu yang digelar pada hari Minggu (8/1/2026).

"Hasil ini jauh melampaui ekspektasi kami," ujar Anutin dalam konferensi pers pada Senin (9/2/2026), seperti yang dikutip dari kanal berita Channel 7.

Adapun komentar Anutin tersebut, menjadi pernyataan pertamanya sejak pemungutan suara ditutup.

Sebelumnya, Anutin mengaku bahwa pihaknya hanya menargetkan Bhumjaithai meraih perolehan kursi 140 hingga 170 kursi di parlemen kali ini.

Menurutnya, jumlah tersebut sudah cukup untuk memenangkan pemilu dan membentuk koalisi pemerintahan baru.

Namun, berdasarkan hasil tidak resmi dari Komisi Pemilihan Umum dengan penghitungan yang hampir selesai, Bhumjaithai diproyeksikan meraup sedikitnya 194 kursi pada pemilu kali ini.

Rincian raihan yang diperoleh oleh Bumjaithai terdiri dari 175 kursi daerah pemilihan dan 19 kursi daftar partai.

Angka ini unggul jauh dari rival utamanya, Partai Rakyat, yang diperkirakan meraih 116 kursi.

Pencapaian ini merupakan lonjakan raksasa dibandingkan Pemilu 2023, di mana saat itu Bhumjaithai hanya mampu mengamankan 71 kursi.

"Bagi Bhumjaithai, saya melihat ini lebih dari sekadar kemenangan telak (landslide). Ini adalah mandat besar dari pemilih agar partai menjalankan kebijakan-kebijakannya," ungkap Anutin

Baca juga: Bhumjaithai Menang Pemilu Thailand, Kursi Partai Anutin Naik 2 Kali Lipat

Di dalam wawancara tersebut, Anutin menjelaskan analisa singkatnya terkait strategi partainya yang dinilai membuat Bhumjaithai meraih kemenangan mutlak di pemilu kali ini.

Hasil ini mematahkan analisis para pengamat politik sebelumnya yang meyakini bahwa semangat patriotisme pemilih telah meredup sejak gencatan senjata dengan Kamboja.

Menurut Anutin, Bhumjaithai membuktikan bahwa anggapan para analis tersebut keliru.

BHUMJAITHAI PEMILU THAILAND - Unggahan Partai Bhumjaithai usai pemilu legislatif Thailand yang digelar pada Minggu (8/2/2026).
BHUMJAITHAI PEMILU THAILAND - Unggahan Partai Bhumjaithai usai pemilu legislatif Thailand yang digelar pada Minggu (8/2/2026). (Tangkap Layar Akun Instagram Resmi Bhumjaithai)

Melalui hubungan dekat dengan warga di sepanjang perbatasan, partai merasakan bahwa sentimen nasionalisme masih sangat kuat.

Janji kampanye untuk tidak menurunkan kewaspadaan terhadap Kamboja serta langkah-langkah peningkatan kesejahteraan warga jika terjadi penutupan perbatasan menjadi faktor penentu kemenangan.

"Bhumjaithai sempat diejek sebelum pemilu karena kampanye yang bermuatan patriotik ini," pungkasnya.

Hasil Sementara Pemilu

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum Thailand per Senin (9/2/2026) dengan suara masuk 94 persen, Partai Bhumjaithai pimpinan PM Anutin Charnvirakul diprediksi menang telak.

Partai yang berdiri sejak 2008 ini berhasil mengamankan 193 kursi, melonjak drastis dari hanya 71 kursi pada Pemilu 2023.

Sementara itu Partai Rakyat atau Phak Prachachon, yang merupakan penerus dari Move Forward Party atau Phak Kao Klai, berada di peringkat kedua dengan perolehan 118 kursi.

Di sisi lain, Pemilu 2026 menjadi catatan kelam bagi Partai Pheu Thai.

Partai yang terafiliasi erat dengan keluarga miliarder Thaksin Shinawatra ini mengalami kemerosotan paling tajam dalam sejarah partisipasi politik mereka.

Baca juga: Viral Kandidat PM Thailand Janji Beli Manchester United bila Menang Pemilu

Di Pemilu 2026 kali ini, Pheu Thai mengalami penyusutan kursi secara drastis dari 141 kursi pada 2023, menjadi hanya 74 kursi.

Analis politik menilai, hasil buruk Pheu Thai adalah dampak berantai dari skandal etika yang menjerat mantan Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra.

Pelengseran Paetongtarn oleh Mahkamah Konstitusi pada 29 Agustus 2025 lalu tampaknya meninggalkan luka dalam dan mosi tidak percaya di benak para pemilih tradisional mereka.

ANUTIN CHARNVIRAKUL - Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul saat masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan di Bandara Suvarnabhumi di Bangkok pada 9 Januari 2023, (Arsip Tribunnews 9 Januari 2023, Copyright: JACK TAYLOR/AFP)
ANUTIN CHARNVIRAKUL - Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul saat masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan di Bandara Suvarnabhumi di Bangkok pada 9 Januari 2023, (Foto Arsip Januari 2023) (JACK TAYLOR/AFP)

(Tribunnews.com/Bobby)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved