Dua Insiden Maut di India: Ibu Tewas Tertembak Anak, Cekcok di Dhaba Berujung Kematian
Dua tragedi di India: ibu tewas tertembak anak di Delhi, cekcok di dhaba Raipur berujung maut
Ringkasan Berita:
- Dua insiden tragis terjadi di India. Di Delhi, seorang ibu 37 tahun tewas tertembak secara tidak sengaja oleh putranya yang memegang pistol rakitan ilegal
- Sehari kemudian di Raipur, adu mulut di warung makan soal hal sepele berubah menjadi dugaan penganiayaan yang menyebabkan satu pria meninggal
- Polisi masih menyelidiki kedua kasus tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Dua peristiwa tragis terjadi di India dalam dua hari terakhir.
Seorang ibu tewas tertembak secara tidak sengaja oleh anaknya di Delhi, sementara di Raipur, adu mulut di warung makan berakhir dengan dugaan penganiayaan yang merenggut nyawa seorang pria.
Seorang perempuan 37 tahun meninggal dunia setelah tertembak di rumahnya di kawasan Jungpura, Delhi, Senin (10/2/2026) malam.
Polisi menerima laporan dari Rumah Sakit Moolchand sekitar pukul 22.39 waktu setempat bahwa korban tiba dalam kondisi sudah meninggal akibat luka tembak.
Korban bernama Sumati, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga.
Ia meninggalkan suami yang bekerja sebagai tukang kebun harian dan tiga anak.
Baca juga: India Sita 3 Kapal Tanker Minyak di Laut Arab, Diduga Terhubung dengan Jaringan Minyak Iran
Putra korban yang berusia 18 tahun, Tarun, diduga memegang pistol rakitan ilegal saat insiden terjadi.
Menurut penyelidikan awal, senjata tersebut meletus ketika diperlihatkan kepada ibunya dan peluru mengenai wajah korban.
Sumati meninggal di tempat. Tarun sempat membuang pistol ke saluran air sebelum akhirnya ditangkap.
Polisi telah menemukan kembali senjata tersebut dan masih menyelidiki asal-usulnya.
Cekcok di Dhaba Raipur Berujung Maut
Sehari setelahnya, Selasa (11/2/2026) dini hari, insiden lain terjadi di sebuah dhaba atau warung makan pinggir jalan di Raipur.
Korban bernama Shiv Prasad Dhruv terlibat adu mulut dengan juru masak dan seorang rekannya, diduga dipicu persoalan sepele terkait pemberian makan seekor anjing.
Menurut polisi, pertengkaran verbal berubah menjadi kekerasan fisik.
Dhruv diduga dipukuli hingga mengalami luka serius di bagian dada dan kehilangan kesadaran.
Ia sempat dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal setibanya di sana.
Polisi telah mengamankan dua orang untuk dimintai keterangan dan masih menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Kedua kasus tersebut kini dalam penyelidikan aparat setempat. (India Today)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-mayat.jpg)