Jumat, 10 April 2026

Presiden Prabowo Bertolak ke Washington DC untuk Bertemu Trump

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat.

Tribunnews.com
KE AMERIKA - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat. Kepala Negara dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, (16/2/2026). (Sekretariat Presiden). 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat, berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada 16 Februari 2026.
  • Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
  • Agenda utama adalah pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan Indonesia–Amerika Serikat serta kerja sama strategis di berbagai bidang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat.

Kepala Negara dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, (16/2/2026).

Dalam Kunjungan ke Amerika Serikat ini Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Presiden Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, serta kerja sama strategis di berbagai bidang.

Sebelumnya, Presiden Prabowo akan menghadiri acara di Amerika Serikat pada 19 Februari mendatang. Salah satu agenda yang akan dihadiri Presiden yakni, penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariff atau tarif impor yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat, Doland Trump.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (11/2/2026).

"Disampaikan bahwa Bapak Presiden rencananya akan menghadiri acara pada tanggal 19, dan di sekitar tanggal tersebut juga akan ada rencana penandatanganan ART, Agreement on Reciprocal Tariff," ujar Airlangga.

Airlangga belum mau mengungkapkan berapa besaran tarif impor yang disepakati Indonesia-AS untuk kemudian diteken Presiden Prabowo Subianto. Menurut Airlangga angka pasti tarif impor menunggu  hari penandatanganan.

"Kan kita sudah turun dari (tarif) 32 ke 19(persen), kemudian ada hal-hal lain yang juga akan kita tunggu sampai semuanya 100 persen selesai," tuturnya.

Untuk diketahui dalam kunjungannya ke AS, nanti Presiden Prabowo Subianto juga direncanakan hadir dalam pertemuan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace. Indonesia telah menerima undangan pertemuan tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved