Senin, 20 April 2026

Ramadan 2026

Dentuman Meriam Sambut Puasa dan Kesiapan Masjid Agung Syeikh Zayed, UEA

Abu Dhabi sambut Ramadan 2026 dengan tradisi tembakan meriam. Masjid Agung Sheikh Zayed siap layani jutaan jemaah.

TRIBUNNEWS.COM - Suasana khidmat menyelimuti ibu kota Uni Emirat Arab saat umat Muslim di seluruh negeri mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan 2026.

Di UEA, hari pertama Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis (19/2/2026).

Tradisi kuno dan kesiapan fasilitas ibadah menjadi sorotan utama di ibu kota Abu Dhabi.

Abu Dhabi memadukan warisan budaya masa lalu dengan manajemen pelayanan ibadah modern yang terorganisasi untuk menyambut bulan suci.

Kembalinya tradisi penembakan meriam sebagai penanda waktu berbuka turut menyemarakkan suasana, ditambah kesiapan Masjid Agung Sheikh Zayed dalam mengakomodasi jutaan jemaah dari berbagai belahan dunia.

Gema Meriam: Tradisi Ikonik Penanda Buka Puasa

Mengutip laporan dari Viory, perayaan hari pertama Ramadan di Abu Dhabi dimulai dengan prosesi penembakan meriam yang berlangsung secara spektakuler.

Tradisi ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari identitas budaya UEA yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Sebelum era teknologi digital dan aplikasi smartphone menjamur, dentuman meriam adalah cara utama untuk memberi tahu penduduk di seluruh kota bahwa waktu Maghrib telah tiba.

Baca juga: Mutiara Ramadan, Makna di Balik Perintah Puasa, Agar Umat Takwa, Syukur, dan Cerdas

Di bawah pengawasan ketat kepolisian Abu Dhabi, unit meriam ditempatkan di beberapa lokasi strategis untuk memastikan suaranya terdengar luas.

Tahun ini, antusiasme masyarakat terlihat sangat besar.

Ratusan warga lokal hingga wisatawan mancanegara berkumpul di area publik untuk menyaksikan langsung personil militer berpakaian lengkap melakukan ritual pengisian dan penembakan meriam.

Momen ini menciptakan atmosfer kebersamaan yang unik, di mana perbedaan latar belakang bersatu dalam satu tradisi menyambut waktu berbuka puasa.

Masjid Agung Sheikh Zayed: Pusat Spiritualitas Global

Seiring dengan tradisi di jalanan kota, persiapan di tingkat institusi religi juga mencapai puncaknya.

Dilansir dari Abu Dhabi Media Office, Masjid Agung Sheikh Zayed (Sheikh Zayed Grand Mosque), yang merupakan salah satu masjid terbesar di dunia, telah menyatakan kesiapannya untuk menyambut pengunjung dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pihak pengelola masjid telah mengintegrasikan berbagai layanan canggih untuk memastikan kenyamanan jemaah yang datang untuk salat fardu, Tarawih, maupun Tahajud.

Baca juga: Awal Ramadan 2026 di Arab Saudi dan UEA Diperkirakan Jatuh Serentak pada 19 Februari 2026

Berikut adalah beberapa poin utama dalam layanan Ramadan tahun ini:

1. Distribusi Paket Iftar Masif

Pengelola masjid bekerja sama dengan katering profesional untuk mendistribusikan puluhan ribu paket takjil dan makanan berbuka puasa gratis setiap harinya bagi para jemaah dan pekerja di sekitar area masjid.

2. Manajemen Arus Jemaah

Mengingat kapasitas masjid yang mampu menampung lebih dari 40.000 jemaah sekaligus, tim keamanan dan relawan telah disiagakan untuk mengatur alur masuk dan keluar guna menghindari kerumunan yang berlebihan.

3. Program Keagamaan Internasional

Masjid ini juga menghadirkan qari-qari ternama dari berbagai negara untuk memimpin salat Tarawih, menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam bagi umat Muslim yang hadir.

4. Layanan Pengunjung Non-Muslim

Sebagai pusat toleransi, masjid tetap terbuka bagi wisatawan non-Muslim selama jam-jam tertentu dengan layanan pemandu khusus yang menjelaskan makna Ramadan serta keindahan arsitektur Islam.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved