Krisis Iran
6 Tanda-tanda Perang AS Vs Iran Sudah Dekat
AS telah mengerahkan armada perang kapal induk serta puluhan jet tempur ke Teluk Persia, dekat Iran.
Ringkasan Berita:
- Ketegangan AS dengan Iran belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda di tengah upaya perundingan dua negara
- AS telah mengerahkan armada perang kapal induk serta puluhan jet tempur ke Teluk Persia, dekat Iran.
- Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei memperingatkan Iran bisa menenggelamkan kapal-kapal perang AS itu.
- Citra satelit memperlihatkan Iran memperkuat kompleks militer Parchin untuk menghadapi kemungkinan serangan udara.
TRIBUNNEWS.COM, AS - Ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Para pejabat keamanan nasional AS memberi tahu Presiden Donald Trump bahwa militer siap menunggu perintah menyerang Iran.
Informasi ini diungkap kantor berita CBS News berdasarkan sumber mereka yang mengetahui diskusi pejabat militer AS dengan Donald Trump, Rabu (18/2/2026) waktu AS.
Newsweek sebagaimana dikutip dari Axios memperkirakan jika Iran dan AS perang maka ini akan menjadi perang habis-habisan.
AS telah mengerahkan armada perang kapal induk serta puluhan jet tempur ke Teluk Persia, dekat Iran.
Dari citra satelit menunjukkan Iran memperkuat fasilitas-fasilitas penting bersiap menghadapi perang.
Berikut 6 tanda-tanda perang AS dengan Iran dalam waktu dekat sebagaimana dikutip dari Newsweek, Kamis (19/2/2026) ;
1. Trump Mengerahkan Kekuatan Militer ke Timur Tengah
Pengerahan besar-besaran kekuatan militer AS ke Timur Tengah sangat mencolok.
Trump telah memerintahkan USS Gerald R. Ford, kapal induk terbesar di dunia, ke Timur Tengah.
Kapal itu akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln dan beberapa kapal perusak rudal yang sudah ada di sana.
AS juga telah mengerahkan lebih banyak pesawat dan aset angkatan laut ke wilayah tersebut.
Pasukan Amerika baru-baru ini menembak jatuh sebuah drone Iran yang mendekati kapal induk Lincoln.
Ini melampaui pencegahan rutin. Ini menempatkan kapal, pesawat, dan dukungan yang dibutuhkan untuk serangan udara dan angkatan laut yang berkelanjutan—tepat seperti yang dibutuhkan untuk kampanye yang lebih panjang melawan fasilitas nuklir dan rudal Iran.
2. Kampanye Besar-besaran yang Berlangsung Selama Beberapa Minggu
Laporan anonim kepada Axios menggambarkan rencana serangan besar-besaran yang bisa berlangsung selama berminggu-minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jet-tempur-AS-mendarat-di-atas-kapal-induk-mereka.jpg)