Rabu, 10 Juni 2026

Krisis Iran

6 Tanda-tanda Perang AS Vs Iran Sudah Dekat

AS telah mengerahkan armada perang kapal induk serta puluhan jet tempur ke Teluk Persia, dekat Iran.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni
LANDING DI KAPAL - Tangkap layar Khaberni, Kamis (18/2/2026) yang menunjukkan proses pendaratan jet tempur AS di atas kapal induk mereka. AS dilaporkan bersiap menyerang Iran saat negosiasi kedua negara tengah berproses. 

Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah mengeluarkan peringatan keras, dengan menyatakan bahwa bahkan militer terkuat di dunia pun dapat dilumpuhkan dan memberi sinyal bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menyerang aset angkatan laut AS jika diserang.

Namun pada saat yang sama, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi telah mengadopsi nada yang lebih terukur, dengan mengatakan bahwa "jendela baru telah terbuka" untuk diplomasi dalam pembicaraan yang sedang berlangsung. 

6. Selat Hormuz Ditutup untuk Pertama Kalinya Sejak Tahun 1980-an

Iran menutup Selat Hormuz untuk latihan perang pada Selasa 17 Februari 2026.

Ini merupakan penutupan Selat Hormuz sejak tahun 1980-an.

Sekitar 20 persen lalu lintas perdagangan minyak dunia melewati selat tersebut.

Pasukan Iran menembakkan rudal dan membatasi lalu lintas selama beberapa jam, dengan alasan kekhawatiran keselamatan.

Sekalipun hanya berlangsung singkat, langkah tersebut merupakan peringatan yang jelas: konflik apa pun akan memiliki konsekuensi ekonomi global.

Jika Iran diserang, mereka dapat membalas dengan cara yang mengganggu pasar energi.

Latihan militer tersebut berlangsung saat para pejabat AS dan Iran bertemu di Jenewa.  

Momen Berisiko Tinggi

Enam faktor ini menunjukkan momen risiko tinggi. Pasukan AS sedang bergerak ke posisi masing-masing, sementara diplomasi terhenti pada isu-isu inti.

Pasar prediksi juga mengisyaratkan peningkatan ekspektasi aksi militer tahun ini.

Di platform Polymarket, probabilitas serangan AS atau Israel sebelum 30 Juni saat ini sekitar 71 persen.

Pasar prediksi Kalshi tidak optimistis kesepakatan akan tercapai: peluang kesepakatan nuklir AS-Iran sebelum Agustus hanya tercatat 30 persen—dan terus menurun.

Perang belum pasti. Perundingan masih berlangsung, dan kedua belah pihak mengatakan mereka lebih memilih kesepakatan.

Tetapi tanda-tanda peringatan akan konflik besar-besaran lebih kuat daripada tahun-tahun sebelumnya.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved