Kerusuhan di Meksiko
WNI di Meksiko Diminta Tetap di Rumah, KBRI Perkuat Langkah Perlindungan
Video beredar di medsos perlihatkan pria-pria bersenjata bergerak di area bandara sambil menembakkan senjata api serta picu kepanikan banyak penumpang
Ringkasan Berita:
- Situasi keamanan yang memburuk ini mendorong pemerintah Indonesia melalui perwakilannya di Meksiko untuk segera mengeluarkan imbauan resmi bagi warga negara Indonesia (WNI).
- Kerusuhan pertama kali dilaporkan terjadi di negara bagian Jalisco, basis utama kekuatan CJNG.
- Video yang beredar di media sosial memperlihatkan pria-pria bersenjata bergerak di area bandara
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gelombang kerusuhan dan pembakaran kembali mengguncang Meksiko setelah operasi militer pemerintah setempat menewaskan gembong narkoba paling berpengaruh di negara itu, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho. Sosok yang selama bertahun-tahun memimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) tersebut dikenal sebagai salah satu buronan utama dalam perang panjang melawan kartel narkoba.
Baca juga: Kerusuhan dan Penembakan di Meksiko, Maskapai Penerbangan AS dan Kanada Hentikan Operasional
Kematian El Mencho dalam operasi militer pada Minggu (22/2/2026) memicu reaksi cepat dan brutal dari kelompok bersenjata yang diduga loyalis kartel, berupa aksi penembakan, pembakaran kendaraan, hingga penutupan jalan di berbagai wilayah. Situasi keamanan yang memburuk ini mendorong pemerintah Indonesia melalui perwakilannya di Meksiko untuk segera mengeluarkan imbauan resmi bagi warga negara Indonesia (WNI).
Melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Meksiko, Kementerian Luar Negeri mengingatkan seluruh WNI agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang terdampak langsung oleh kerusuhan.
Kerusuhan pertama kali dilaporkan terjadi di negara bagian Jalisco, basis utama kekuatan CJNG. Beberapa jam setelah kabar tewasnya El Mencho tersebar, kelompok bersenjata dilaporkan memasuki Bandara Internasional Guadalajara dan melepaskan tembakan.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan pria-pria bersenjata bergerak di area bandara sambil menembakkan senjata api, memicu kepanikan penumpang dan petugas.
Meski belum ada laporan resmi terkait korban luka, aksi tersebut diyakini sebagai bentuk balas dendam atas tewasnya pemimpin mereka dalam operasi militer.
Tak hanya di Jalisco, situasi mencekam juga dilaporkan meluas ke sejumlah negara bagian lain, seperti Guanajuato, Nayarit, Michoacán, Colima, Guerrero, Tamaulipas, serta Zacatecas. Kelompok bersenjata dilaporkan membakar kendaraan untuk memblokade jalan utama, menciptakan ketegangan dan melumpuhkan aktivitas warga. Ribuan orang memilih bertahan di dalam rumah demi keselamatan.
Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, bahkan secara terbuka meminta sekitar delapan juta warga di wilayahnya untuk tidak keluar rumah sampai situasi benar-benar terkendali.
“Tetaplah di rumah sampai situasi benar-benar terkendali,” ujarnya.
Menanggapi eskalasi tersebut, KBRI Meksiko mengimbau seluruh WNI, khususnya yang berada di wilayah terdampak, untuk tetap tenang, tidak panik, dan mengikuti seluruh arahan otoritas setempat.
“KBRI mengimbau seluruh WNI di wilayah yang terdampak di Meksiko untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, tetap tenang dan mengikuti petunjuk serta arahan otoritas setempat,” demikian pernyataan resmi KBRI, Senin (23/2/2026).
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandara Guadalajara Meksiko, Anggota Kartel Narkoba Lepaskan Tembakan
WNI juga diminta menjauhi area rawan atau lokasi yang berpotensi menjadi titik kerusuhan. Dalam situasi darurat, WNI dapat menghubungi nomor layanan setempat 911 atau hotline konsuler KBRI di +52 55 6298 5506.
Peristiwa ini kembali menegaskan rapuhnya stabilitas keamanan di sejumlah wilayah Meksiko yang selama bertahun-tahun menjadi medan konflik antara pemerintah dan kartel narkoba.
Tewasnya El Mencho, yang selama ini dianggap sebagai simbol kekuatan CJNG, bukan hanya menjadi pukulan besar bagi jaringan tersebut, tetapi juga memicu gelombang kekerasan baru yang berdampak luas bagi masyarakat sipil, termasuk warga negara asing yang tinggal di negara tersebut.
Baca juga: Kerusuhan dan Pembakaran Meluas di Meksiko, Kedubes AS Keluarkan Travel Warning