Iran Vs Amerika Memanas
Putin: Pembunuhan Khamenei Merupakan Pelanggaran Keji terhadap Semua Norma Moralitas Manusia
Putin menyebut pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei sebagai pelanggaran keji terhadap norma moralitas manusia.
- Ketua parlemen Iran memperingatkan bahwa Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah melanggar garis merah dan akan menanggung konsekuensinya. Trump, dalam sebuah unggahan di media sosial, mengatakan Iran tidak boleh membalas, atau akan dihantam dengan kekuatan yang “belum pernah terlihat sebelumnya”.
- Media pemerintah Iran mengumumkan kematian sejumlah pejabat militer tingkat tinggi, termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Abdolrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, Kepala Garda Revolusi Mohammad Pakpour, serta Kepala Dewan Pertahanan Ali Shamkhani. Mereka disebut tewas “selama pertemuan dewan pertahanan”. Media tersebut menambahkan bahwa nama-nama lainnya akan menyusul.
- Sedikitnya 133 warga sipil tewas dan 200 lainnya terluka dalam serangan AS-Israel di Iran pada Sabtu, menurut organisasi berbasis di AS, HRANA (Human Rights Activists News Agency), yang menyatakan telah mencatat insiden di 18 provinsi di Iran.
- Ali Larijani, penasihat keamanan nasional utama Iran, memperingatkan “kelompok separatis” bahwa mereka akan menghadapi tanggapan keras jika mencoba melakukan tindakan apa pun, serta menyerukan persatuan. Trump sebelumnya mendesak rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan, dengan mengatakan, “Ini adalah satu-satunya kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka.”
- Ribuan orang berkumpul di pusat Teheran untuk berduka atas kematian Khamenei, yang memimpin Iran sejak 1989. Para pelayat, yang mengenakan pakaian hitam dan membawa foto mantan pemimpin tersebut, meneriakkan “matilah Amerika” dan “matilah Israel”. Namun, sebagian lainnya justru merayakan, dengan laporan yang menggambarkan orang-orang bersorak dari atap rumah, meniup peluit, dan meneriakkan kegembiraan.
- Para pengunjuk rasa juga menggelar aksi mendukung Iran di sejumlah kota. Mereka mencoba menyerbu konsulat AS di kota terbesar Pakistan, Karachi, serta memasuki Zona Hijau yang diperketat keamanannya di ibu kota Irak, Baghdad, lokasi kedutaan AS berada. Ribuan orang turut berunjuk rasa di Kashmir yang dikelola India pada Minggu.
- Badan nuklir PBB mengatakan akan mengadakan pertemuan luar biasa pada Senin (2/3/2026) atas permintaan Rusia. Pertemuan tersebut digelar sebagai tanggapan atas serangan AS-Israel.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)